img
img

Pemerintahan

Senin, 25 Februari 2019 | Oleh: HMS04

Pertemuan Penyusunan RAD

Pertemuan Penyusunan RAD

Malinau - Penjabat (Pj) Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Malinau Drs. Tan Irang, M.AP mewakili Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si membuka secara resmi Pertemuan penyusunan RAD (Rencana Aksi Daerah) Desa, Kecamatan dan Lintas Sektor dalam rangka Intervensi Stunting di Kabupaten Malinau diruang Laga Feratu lantai ll kantor bupati Malinau, Senin (25/02/2019).

Kabid Kesehatan Masyarakat dr. Imelda selaku panitia penyelenggara melaporkan tujuan umum kegiatan memberikan gambaran serta pemahaman upaya percepatan penurunan stunting di kabupaten Malinau baik yang telah maupun yang akan dilaksanakan. Dan tujuan khususnya memberikan informasi terkait strategi nasional percepatan pencegahan dan penurunan stunting sebagai dasar dalam penyusunan rencana aksi dan memberikan pemahaman tentang pedoman penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) dalam rangka intervensi Stunting. Output pelaksanaan kegiatan, tersusunnya Rencana Aksi Daerah (RAD), kecamatan dan kabupaten dalam upaya intervensi stunting di kabupaten Malinau.

“Peserta kegiatan diikuti 12 opd terkait upaya intervensi stunting, PKK Kabupaten, Camat dan TP PKK kecamatan terdekat (6 kecamatan) kepala desa dan tp pkk desa, dari 5 desa lokus terdekat, dan 19 desa non lokus terdekat,tokoh agama/ tokoh masyarakat, LPM dan kader kesehatan yang ada di tingkat desa, ”terangnya.
Tan Irang membacakan sambutan tertulis bupati menyampaikan berdasarkan hasil laporan global nutrition report sebuah laporan gizi dunia tahun 2016 mencatat prevalensi stunting dinegara kita berada pada peringkat 108 dari 132 negara dan untuk kawasan asia tenggara prevalensi stunting di indonesia merupakan tertinggi kedua.

“Stunting atau disebut juga kekerdilan pada anak mencerminkan kondisi gagal tumbuh kembang pada anak balita(bawah lima tahun) sehingga anak menjadi terlalu pendek untuk usianya. hal ini disebabkan karena kekurangan gizi kronis yang terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga usia anak dua tahun,”Jelasnya
Kemudian lanjutnya kepada para undangan peserta kegiatan pada hari ini bahwa kita semua yang hadir memiliki tanggung jawab yang sama pentingnya dalam upaya pencegahan, penanganan dan penurunan stunting di kabupaten malinau. “Setelah selesai kegiatan ini segera untuk setiap opd/ badan/ camat/ kepala desa/ pkk baik kabupaten, kecamatan dan desa serta pihak pihak terkait secara langsung atau tidak untuk melakukan koordinasi bersama-sama dalam penyusunan rencana yang akan dilakukan dengan tujuan akhir yaitu penurunan stunting dikabupaten malinau yang kita banggakan bersama,” tegasnya.

Bupati berpesan dan mengajak semua pihak untuk terus berkerjasama dalam mendukung terwujudnya upaya perbaikan dan peningkatan gizi masyarakat menuju bangsa sehat dan berprestasi. “Saya yakin dan percaya stunting akan mampu kita turunkan melalui upaya yang maksimal sesuai dengan bidang tugas kita masing-masing. Mari memanfaatkan semua sumber daya yang kita miliki, termasuk pemanfaatan anggaran di setiap instansi/desa secara efektif dan efisien yang mendukung upaya intervensi stunting,” pungkasnya. (Hms).

“Teruslah Bersemangat Dan Bekerjasama”

“Saya Ada Untuk Semua”
“Bersama Kita Pasti Bisa”
“Salam Harmonis Untuk Kita Semua”

Baca Juga

Berita Utama Index

Pemerintahan Desa Harus Berjalan Baik

Pemerintahan Desa Harus Berjalan Baik

Kamis, 11 April 2019

MALINAU – Masyarakat Desa Batu Lidung khususnya dan pada umumnya masyarakat bumi intimung agar tidak begitu apatis atau tidak peduli terhadap pemerintahan atau penyelenggaraan pemerintahan yang ada. Namun, harus mendukung dan mendorong jalannya

Berita Foto Index

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya