img
img

Keagamaan

Sabtu, 09 Februari 2019 | Oleh: HMS04

Bupati Malinau Dan Ketua DAD Kaltara Hadir Di Natal Dayak Kenyah Malinau

Bupati Malinau Dan Ketua DAD Kaltara Hadir Di Natal Dayak Kenyah Malinau

Malinau-Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si, Ketua DPRD Malinau Wempi W. Mawa, SE, Pj. Sekretaris Daerah Malinau Drs. Tan Irang M.AP, Anggota DPRD Provinsi Drs. Jhoni Laing Impang, M.Si serta beberapa kepala OPD hadir pada perayan dan ibadah natal Dayak Kenyah di GKII Tanjung Keranjang Kecamatan Malinau Barat, Sabtu (09/02). Hadir juga Dr. Marthin Bila, MM sebagai ketua Dewan Adat Dayak Kalimantan Utara (DAD Kaltara).
Marthin Billa memberikan sedikit penjelasan tentang DAD Kaltara. DAD Kaltara adalah salah satu bagian dari Majelis Adat Dayak Nasional yang sudah terbentuk sejak tahun 2001. DAD Kaltara sudah memiliki AD/ART dan sudah terdaftar di Kementrian Agama. DAD Kaltara sudah berdiri di 3 kabupaten dan dua kota, termasuk Kabupaten Malinau.
Menurut keteranganny, Majelis Adat Dayak Nasional dan DAD Kaltara tidak pernah menyampaikan bahwa kedua organisasi ini membawahi seluruh organisasi maupun perkumpulan Dayak yang ada di Indonesia.
“Jadi silahkan kita menjalankan program kita masing-masing yang penting mari kita bersama-sama memajukan dan membangun warga Dayak di negara Indonesia yang kita cintai ini,” ujarnya yang juga pernah menjabat sebagai bupati Malinau selama 2 periode ini.
Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dalam sambutannya menyatakan bahwa kerukunan dan kebersatuan itu sangat penting untuk kita.
“Secara khusus, saya bisa hadir disini karena saya juga mencintai Dayak Kenyah sebagai kesatuan masyarakat Malinau,”ungkapnya dengan mantap.
Bupati mengatakan walaupun sudah melewati bulan Desember tetapi natal itu harus setiap hari, tidak mesti bulan Desember. Bupati Yansen menyambut baik pelaksanaan natal ini karena sebagai salah satu bentuk dari upaya pembinaan kepada warga khususnya Dayak Kenyah dan upaya kita memperkuat keberadaan Daya Kenyah sebagai kesatuan dari kabupaten Malinau.
Budaya adalah kekuatan. Oleh sebab itu tema kita adalah budaya membangun bangsa. Pada hakikatnya budaya itu tumbuh berkembang sejak keberadaan komunitas masyarakat itu sendiri sehingga turun temurun. Hal itu menjadi nilai hidup kita. Oleh sebab itu ia berharap lembaga adat betul-betul hadir sebagai presentasi kita agar menjaga budaya yang kita miliki.
“Saya sebagai tokoh Dayak juga orang Dayak selalu mengatakan kita tidak perlu meminta pengakuan kepada siapa-siapa artinya sepanjang kita memiliki budaya sepanjang kita memiliki hakikat nilai-nilai hidup sebagai satu kesatuan masyarakat sepanjang itulah kita hadir bersamaan dengan warga masyarakat,” tegasnya.
Semoga semangat natal yang kita rayakan hari ini dengan tema “Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita” (1 Korintus 1:30a) dapat menuntun kita untuk bagaimana kita menghadirkan diri kita sebagai warga masyarakat terutama dar lembaga adat Dayak Kenyah menjadi bagian terbaik dalam membangun masyarakat bangsa.
“Kalau kita semua saling memberi saya yakin dan percaya kekuatan-kekuatan kecil akan menjadi kekuatan besar untuk mewujudkan bangsa negara yang kuat dan terbangun kualitas sumber daya manusianya,” ujarnya menutup sambutan. (hms)

“Saya ada untuk semua”
“Bersama kita pasti bisa”
“Salam harmonis untuk kita semua”

Baca Juga

Berita Utama Index

Pemerintahan Desa Harus Berjalan Baik

Pemerintahan Desa Harus Berjalan Baik

Kamis, 11 April 2019

MALINAU – Masyarakat Desa Batu Lidung khususnya dan pada umumnya masyarakat bumi intimung agar tidak begitu apatis atau tidak peduli terhadap pemerintahan atau penyelenggaraan pemerintahan yang ada. Namun, harus mendukung dan mendorong jalannya

Berita Foto Index

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya