img
img

Pemerintahan

Rabu, 09 Mei 2018 | Oleh: HMS04

Bupati: Malinau Punya Kekayaan Besar

Bupati: Malinau Punya Kekayaan Besar JAGA KEBERSAMAAN: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si bersama para pejabat lainnya dan perwakilan elemen-elemen masyarakat yang ada di Malinau berkomitmen selalu menjaga Malinau tidak rusak hanya karena hal yang tidak perlu. Tampak foto saat Pemkab Malinau saat menggelar deklarasi anti hoaks beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, MALINAU – Kabupaten Malinau memiliki beragam suku, agama dan latar belakang. Dengan keberagaman tersebut tentu banyak memberi warna, terutama budaya dan adat istiadat. Sehingga sangat pantas Malinau disebut daerah yang kaya. Karena, selain beragam, juga memiliki alam yang luar biasa.

“Kita punya kekayaan yang besar. Karya Tuhan yang terbesar di Malinau dan menjadi kekayaan yang luar biasa adalah beragamnya budaya, keanekaragaman suku dan agama ada di Malinau, serta alamnya pun luar biasa diciptakan Tuhan untuk Malinau. Ini luar biasa,” ungkap Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si kepada Radar Tarakan beberapa waktu lalu di ruang kerjanya.

Menurut Bupati, apa yang ada dan diciptakan Tuhan untuk Kabupaten Malinau itu sebuah kekayaan. Oleh sebab itu, tidak mungkin manusia menolaknya. Karena itu merupakan berkah dan anugerah buat Bumi Intimung. “Ya masa manusia menolaknya, masa manusia mengabaikannya, harusnya kita kelola (kekayaan),” tegasnya.

Karena Malinau memiliki prinsip atau filosofi pelangi, maka, Bupati meminta agar seluruh elemen masyarakat Malinau yang berwarna-warni, warnanya tidak merasa lebih dari warna yang lainnya, sehingga terus indah seperti pelangi yang tentu warnanya menyatu tampil bersama-sama.

“Tampilah. Kalau warnanya merah, ya merah dengan baik. Kalau dia biru, biru dengan baik, kalau dia cokelat, cokelat dengan baik, kalau dia putih, putih dengan baik, kalau hitam, hitam dengan baik, kalau dia kuning, kuning dengan baik,” pintanya.

Ia berharap, agar jangan ada yang mengatakan warna ini paling baik, warna itu paling baik. Karena, apabila berpikiran seperti itu, maka bingkai menjadi satu seperti pelangi itu tidak tercipta di Malinau. Sebab itulah, sebagai pimpinan daerah ia selalu menyerukan agar kebersamaan yang ada dan sudah terpelihara dalam satu bingkai yang indah, tidak pecah hanya karena persoalaan yang tidak perlu dipersoalkan, karena masyarakat Malinau harus selalu merajut dalam satu bangsa dan satu negara, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Makanya saya katakan berbeda itu indah, berbeda itu kuat, berbeda itu kaya, berbeda itu sempurna dan bersama itu luar biasa. Nah kalau kita mau bersama, ya itu tandanya orang yang mau luar biasa. Oleh sebab itu saya katakan bersama kita pasti bisa,” pungkasnya. (ags/fly)

Baca Juga

Berita Utama Index

5 (Lima) Raperda di sah kan

5 (Lima) Raperda di sah kan

Rabu, 15 Agustus 2018

Malinau - Rapat Paripurna ke – 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malinau Masa Sidang II Tahun 2018 dengan acara Persetujuan dan Penetapan DPRD Kabupaten Malinau terhadap 5 (Lima) Raperda menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kebupaten Malinau

Berita Foto Index

Pesta Budaya 2018

Pesta Budaya 2018

Minggu, 23 September 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya