img
img

Pemerintahan

Sabtu, 14 April 2018 | Oleh: HMS04

Data Satistik Jadi Bahan Evaluasi dan Koreksi

Data Satistik Jadi Bahan Evaluasi dan Koreksi KOORDINASI: Asisten III Setkab Malinau saat membuka rapat koordinasi (rakor) survei penyusunan disagregasi matriks Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) Kabupaten Malinau tahun 2018, Kamis (12/4) kemarin. WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU-Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau terus mengupayakan pemenuhan asas keterpaduan, keakuratan dan kemutakhiran data dalam kegiatan statistik. Baik  statistik dasar, sektoral, maupun khusus. Namun penyelenggaraan kegiatan statistik perlu adanya upaya koordinasi dan kerjasama serta upaya pembinaan terhadap seluruh komponen masyarakat. Terutama dalam upaya perencanaan pembangunan nasinal pada khususnya dan pembangunan sistem rujukan informasi statistik nasional pada umumnya.

Hal itu disampaikan Bupati Malinau Dr. Yansen T.P, M.Si dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Aset Setkab Malinau. H. Edy Marwan M.Si saat membuka sosialisasi dan rapat koordinasi (Rakor) survei penyusunan disagregasi matriks Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) Kabupaten Malinau tahun 2018, Kamis (12/4).

Data statistik yang dihasilkan saat ini, dijelaskannya, menjadi rujukan dan pedoman pemerintah dalam memformulasikan kebijakan serta digunakan dalam merencanakan pembangunan. Data hasil statistik sangat penting pula sebagai salah satu bahan evaluasi, koreksi dan perbaikan baik yang berkaitan dengan kebijakan, rencana, program dan tentunya termasuk dalam anggaran yang dikeluarkan. Karena itu, ditahun 2018 ini Badan Pusat Statistik (BPS) akanmelakukan sruvei penyusunan  disagregasi PMTB atau yang lebih dikenal dengan investasi/kapital. Secara teoritis, perekenomian suatu negara atau wilayah ditentukan oleh setidaknya dua faktor prduksi. Yaitu barang modal (kapital) dan tenaga kerja. “Kedua faktor  produksi tersebut bersama-sama-sama mengerakkan variabel ekonomi lainnya, dari   input menadi output berupa barang dan jasa,” ujarnya.

Kegiatan investasi, sambung Edy Marwan, pada umumnya  dilakukan  dengan belanja barang modal yang digunakan dalam proses produksi. Peran dari barang modal tersebut mentransformasikan berabgai input menjadi output (produk). Dengan kata lain, investasi merupakan salah satu bagian penting dalam perekonomian  karena investasi memiliki keterkaitan dengan berlangsungnya kegiatan ekonomi di masa sekarang maupun akan datang.

Investasi merupakan faktor penting mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja. Karena itu, saat ini investasi menjadi salah satu fokus pembangunan pemerintah seperti tercantum pada rencana kerja pemerintah Tahun 2018. “Yaitu memacu investasi dan infrastuktur untuk pertumbuhan dan pemertaan,” ujarnya.

Pemerintah mengakui data PMBT yang tersedia memang belum detail karena secara nasional baru disajikan menurut 6 jenis golongan barang modal. Sehingga belum memberikan informasi tentang siapa yang melakukan, di lapangan usaha/sektor institusi mana, dan dalam bentuk apa. Sehingga pemerintah kesulitan melakukan evaluasi serta mengukur kontribusi investor dalam capaian pembangunan serta membuat perbandingan antar periode. “Kami mengharapkan, survei PMTB ini nantinya diharapkan dapat menjawab hal-hal tersebut,” tukasnya. (ida/fly)

Baca Juga

Berita Utama Index

5 (Lima) Raperda di sah kan

5 (Lima) Raperda di sah kan

Rabu, 15 Agustus 2018

Malinau - Rapat Paripurna ke – 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malinau Masa Sidang II Tahun 2018 dengan acara Persetujuan dan Penetapan DPRD Kabupaten Malinau terhadap 5 (Lima) Raperda menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kebupaten Malinau

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya