img
img

Kerajinan dan Produk Unggulan

Kamis, 12 April 2018 | Oleh:

Masyarakat Sudah Mampu Berkreasi, Produk Khas Malinau Jadi Incaran

Masyarakat Sudah Mampu Berkreasi, Produk Khas Malinau Jadi Incaran KREATIF: Produk Malinau tas anyaman dari rotan yang dikombinasi dengan kulit menjadi daya tarik tersendiri. Tampak Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama istri Wakil Presiden RI Mufidah Jusuf Kalla serta para istri Menteri dan Ketua TP PKK Malinau Ping Yansen saat berfoto bersama dalam sebuah acara di Jakarta. IST

PROKAL.CO, Pada periode kedua, program Gerakan Desa Membangun (Gerdema) yang diusung oleh Yansen TP dan Topan Amrullah dalam kepemimpinannya semakin ditingkatkan. Ditingkatkan atau lebih ditajamkan tersebut sesuai dengan dimunculkannya tiga program unggulan, yaitu program RT Bersih, Beras Daerah (Rasda) dan Wajib Belajar 16 Tahun.

AGUSSALAM SANIP

Dengan tiga program unggulan tersebut, pada tahun ini pemeritahan baik di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau maupun di instansi vertikal dituntut untuk sama untuk mencapai lima target kinerja, termasuk juga masyarakat yang dituntut kreatif dalam segala hal,

“Bagaimana ini bisa terwujud dengan baik, maka ada lima target kinerja kita, yang pertama itu kan pemerintahan. Yaitu memampukan pemerintahan desa. Karena pemerintahan itu tidak berbicara lembaga lagi, tapi bagaimana asumsi orang, manusia, visinya, tekad semangatnya kemampuan mengolah, makanya kita mendorong pada kreativitas,” ujar Yansen TP.

Saat ini, sebutnya sudah terlihat sebuah gambaran bahwa masyarakat itu sudah mampu mengkreasikan diri, yaitu mengubah sesuatu yang dulunya tidak bernilai, tidak menarik perhatian dan tidak bermanfaat, sekarang dengan adanya daya kreasi masyarakat mengolah bahan-bahan yang ada menjadi potensi besar bagi Malinau dan bernilai tinggi. “Dulu kita tidak pernah menyaksikan kualitas produk seperti ini (memperlihtkan batik dan tas anyaman rotan). Kita sekarang sudah punya Batik Malinau,” ungkapnya.

Suatu hal yang pasti, sebutnya, bahwa beberapa pihak sudah tertarik dengan produk Malinau. Bukan saja dari kalangan masyarakat Malinau sendiri, tapi lembaga-lembaga tingkat pusat pun sudah menggunakan produk Mlinau. Bahkan, sebutnya lagi, dirinya diminta secara khsusu oleh pihak Universitas Brawijaya Malang untuk menyediakan Batik Malinau untuk digunakan pihak universitas dalam keseharian.

“Artinya kreativitas itu menjadi sebuah yang bermanfaat dan menjadi kesempatan serta peluang kita ke depan. Jadi saya kira pada periode kedua ini, dengan asumsi kita sudah maju, kita ingin ada kesejahteraan masyarakat. Ini yang saya kira yang kita butuhkan satu kesadaran kita semua. Kita harus sadar, sadar bahwa setiap pribadi itu adalah kekuatan pembangunan,” tukasnya.

Diketahui bersama, Malinau saat ini memiliki beragam corak batik dari berbagai etnis di Malinau. Dan juga Malinau saat ini memiliki produk unggulan yaitu tas yang terbuat dari anyaman rotan yang dikombinasikan dengan bahan lainnya sehigga menjadi sangat unik dan bernilai tinggi. (bersambung/fly)

Baca Juga

Berita Utama Index

PEMBUKAAN REKONSILIASI DAN BIMTEK AKUNTASI DILINGKUNGAN PEMKAB MALINAU TAHUN 2018

PEMBUKAAN REKONSILIASI DAN BIMTEK AKUNTASI DILINGKUNGAN PEMKAB MALINAU TAHUN 2018

Selasa, 04 Desember 2018

Malinau - 3 Desember 2018 Sekretaris Daerah Malinau Drs,Hendris Damus M.Si membuka Rekonsiliasi belanja dan kas per nopember serta bimtek akuntansi ( SIMDA ) terkait penyusunan LKPD bagi seluruh OPD dilingkungan pemerintah Kabupaten Malinau tahun 2018.

Berita Foto Index

Pesta Budaya 2018

Pesta Budaya 2018

Minggu, 23 September 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya