img
img

Pemerintahan

Rabu, 11 April 2018 | Oleh:

Sudah Berubah, Periode Kedua Start dari Slogan Maju

Sudah Berubah, Periode Kedua Start dari Slogan Maju PEMERINTAHAN DESA MAMPU: Tampak Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si saat menghadiri rapat paripurna Badan Permusywaratan Desa (BPD) terkait Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LKPPDes) Desa Wisata Pulau Sapi tahun 2016 pada tahun 2017 lalu di Kantor Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang. DOK/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Berangkat dari kondisi periode pertama yang sudah berubah, di periode kedua, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dan Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah, S.Pd, M.Si memberikan satu penajaman terhadap program-program yang mereka jalankan.

AGUSSALAM SANIP

Di periode pertama, sebut Yansen, pihaknya berbicara tentang sistem pemerintahan pada tingkat desa dan sudah berubah. Karena sudah berubah, maka periode kedua, pasangan yang popular dengan sebutan YaTop (Yansen-Topan) dilantik pada 4 April 2016 setelah dilantik oleh Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie, MM di Tanjung Selor ini memulai dengan maju untuk mewujudkan sejahtera.

“Dua tahun lalu, kami mulai pada 4 April 2016 menjalankan tugas periode kedua. Semangatnya apa? Tetap pada slogan berubah maju sejahtera, tapi kami startnya mulai dari maju, karena kita sudah berubah,” ungkap Yansen.

Pembuktian berubah itu, katanya, bisa disaksikan dengan wilayah sudah tidak terisolasi lagi, baik itu masalah hubungan infrastruktur, informasi dan sumber daya manusia (SDM) yang sudah berubah. Dengan berubah tersebut, asumsi-asumsi dari masyarakat pun menurutnya saat ini sudah berubah. Karena yang dulunya orang berbicara Malinau masih tertutup, terpencil dan terbelakang, tidak lagi. Karena dalam konteks itu Malinau sudah terlepas dari keterbelengguan.

“Itu pun dibuktikan dengan adanya Keppres (Keputusan Presiden) tentang penetapan daerah-daerah tertinggal. Di mana Malinau sudah tidak termasuk lagi di dalam Keppres itu dan sudah tidak tertinggal lagi, itu artinya yang kita lakukan pada periode pertama itu berhasil mengubah bentuk. Jadi berubah,” tegasnya.

Sekarang, sebutnya, kabupaten yang ia pimpin bersama Topan sudah berubah dan start atau masuk dalam kekerangka maju, dan harapan ke depannya tetu sejahtera. Karena, sebutnya lagi, kalau maju itu sudah dekat sejahtera. Akan tetapi, tegasnya, sejahtera itu akan terwujud kalau semua pihak, terutama pemerintah betul-betul mengolah potensi pembangunan dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Malinau.

“Sekarang saya bicara maju, bagaimana kita dalam konteks maju. Maju itu bukan sekadar kita modernisasi, tapi nilai hidup masyarakat itu menggambarkan bahwa masyarakat itu maju. Itu pun juga tidak menyimbulkan budaya-budaya maju, tapi bagaimana nilai-nilai kehidupan maju itu menampakkan kualitas hidup masyarakat,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Kabupaten Malinau dan Staf Ahli Gubernur Kalimantan Timur ini. (bersambung/fly)

Baca Juga

Berita Utama Index

Aco Lundayeh Siap Dilaksanakan !

Aco Lundayeh Siap Dilaksanakan !

Kamis, 28 Juni 2018

Malinau-Perhelatan Aco Lundayeh tinggal menghitung hari. Acara yang menampilkan seni budaya ini akan dihadiri etnis Lundayeh sedunia yang dilaksanakan bulan Juli nanti. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persekutuan Dayak Lundayeh (PDL) Dr. Yansen

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya