img
img

Info Nasional

Rabu, 11 April 2018 | Oleh:

Ayo Siswa SMA, Optimistis Menatap Masa Depan!

Ayo Siswa SMA, Optimistis Menatap Masa Depan!

Jakarta, Komifo - Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan siswa dan siswi SMA Taruna Nusantara di Istana Negara, Jakarta. Kepada sekitar 393 pelajar yang hadir pada kesempatan itu, Kepala Negara menanamkan optimisme untuk menatap masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik.

“Saya ingin mengajak untuk optimistis menatap masa depan bahwa negara ini akan menjadi sebuah negara besar, dengan usaha keras, kerja keras, dan kita harus meyakini bahwa 2045 itu Indonesia akan menjadi negara yang masuk lima besar ekonomi dunia,” kata Presiden pada Senin (09/04/2018) pagi.

Visi Indonesia Emas 2045 seperti yang disebutnya olehnya itu, menurut Presiden, tidak mustahil untuk diwujudkan. Pada tahun tersebut, Kepala Negara meyakini bahwa Indonesia merupakan lima besar negara dengan ekonomi terbesar di dunia di mana PDB Indonesia mencapai USD9,1 triliun dengan pendapatan per kapita USD29.300 dari 309 juta penduduk.

Sementara, dalam sejumlah riset lain seperti yang dipublikasikan Bappenas, McKinsey, dan Bank Dunia, Indonesia diperkirakan akan mampu menembus sepuluh besar negara dengan ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030 mendatang.

Perkiraan-perkiraan tersebut dapat diwujudkan bila seluruh elemen bangsa mau bekerja keras, tahan uji, dan tahan banting menghadapi segala ujian yang dihadapi bangsa. Ia berujar, tidak pernah ada suatu negara yang mampu secara instan menjadi negara besar tanpa melalui kerja keras.

“Negara ini akan menjadi negara yang kuat ekonominya kalau kita mampu mengatasi rintangan-rintangan yang ada. Kalau kita mampu mengarungi ujian-ujian yang ada, pasti diuji. Pasti ada rintangan, pasti ada hambatan, dan mampu mengatasi cobaan-cobaan yang ada,” ucapnya.

Oleh karena itu, Kepala Negara menyampaikan pesannya untuk para pelajar Taruna Nusantara agar mulai mempersiapkan diri menjadi pribadi tangguh yang kelak akan memajukan bangsa Indonesia.

“Sebagai generasi yang nantinya akan memimpin negara ini ya harus tahan banting, tahan uji, tidak cengeng, dan tidak manja. Apalagi bermalas-malasan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Presiden kembali menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pemerintah saat ini merupakan fondasi awal bagi negara untuk dapat bersaing dengan negara-negara lainnya. Pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia itu juga untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Tujuh belas ribu pulau yang kita miliki membutuhkan infrastruktur-infrastruktur itu. Koneksi antarpulau dan antarkota memerlukan sarana-sarana seperti itu,” ucapnya.

Turut hadir mendampingi Presiden, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

sumber : http://presidenri.go.id/berita-aktual/ayo-siswa-sma-optimistis-menatap-masa-depan.html

Baca Juga

Berita Utama Index

Fokuskan Perjalanan Ibadah Pada Iman Kita

Fokuskan Perjalanan Ibadah Pada Iman Kita

Kamis, 19 April 2018

Malinau-, Bupati Malinau DR. Yansen TP, M.Si memberikan arahan kepada Tim perjalanan ibadah ke Yerusalem di Ruang Intulun, Selasa (17/4).Dalam arahannya bupati Yansen menggaris bawahi bahwa perjalanan ibadah ke Yerusalem ini adalah sebagai salah satu

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya
[WIDGET KOMINFO] 20 Apr 2018 13:22 - ARTIKEL GPR - Program PTSL Pastikan Penyelesaian Sertifikasi Lahan Akan Sesuai Target | 18 Apr 2018 17:16 - ARTIKEL GPR - Pemerintah Revisi Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018 | 11 Apr 2018 17:54 - ARTIKEL GPR - Membidik Prestasi Melalui Partisipasi | 11 Apr 2018 14:00 - ARTIKEL GPR - Industri Patin Indonesia Rebut Pasar Global | 05 Apr 2018 11:20 - ARTIKEL GPR - Strategi Baru Pemerintah Datangkan 17 Juta Wisman dan 275 Juta Wisnus di Tahun 2018