img
img

Pertanian

Jum'at, 16 Maret 2018 | Oleh: HMS04

Dispar Motivasi Petani

Dispar Motivasi Petani AREAL PADI Lahan padi di Kecamatan Malinau Utara tampak luas.

MALINAU – Para petani du Kabupaten Malinau diharapkan mampu meningkatkan produksi hasil tanam padi secara maksimal. Karena itu, Dinas Pertanian Kabupaten Malinau meminta petani dapat memaksimalkan pada masa tanam pertama tahun ini.
“Jika mengacu kalender pertanian yang telah tersusun, untuk masa tanam tersebut dibagi tiga tahapan. Yakni, masa tanam pertama di bulan Januari- Februari atau masuk bulan Maret. Begitu pula masa tanam kedua di bulan Juni dan masa tanam ketiga di bulan Oktober,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malinau, Kristian Muned pada Koran Kaltara di ruang kerjanya, Selasa (13/3).
Menurut dia, para petani di Malinau lebih cenderung menanam padi sawah pada masa tanam ketiga. Karena itu, pihaknya mencoba agar para petani dapat melakukan masa tanamnya di masa tanam pertama.
“Kita mencoba memotivasi para petani, agar mereka bertanam di masa tanam pertama. Dan, seharusnya sudah bisa berjalan sekarang,” kata Kristian.
Saat ini, kata dia, pihaknya sedang merubah pola tanam yang harus dilakukan para petani. Apalagi, jika melihat periode yang sama di masa tanam pertama tahun lalu, telah ada penambahan luas tanam.
“Berdasarkan data yang ada, pada periode yang sama di tahun lalu terjadi penambahan luas tanam di masa tanam pertama,” kata dia.
Pada tahun 2018, Kristian menargetkan luas tanam pertama dapat meningkat berkisar 50 hektar, dengan cakupan di empat wilayah. Yakni, Kecamatan Malinau Kota, Malinau Utara, Malinau Barat dan Kecamatan Mentarang.
“Kalau saya melihat, ada sekitar 50 hektar di luas tanam pertama setiap wilayah yang ada,” katanya.
Dengan demikian, kata dia berharap produksi hasil masa panen tanam pertama akan muncul di masa tanam kedua, yakni bulan Juni hingga Juli mendatang.
“Sedangkan untuk masa tanam ketiga, karena sudah menjadi kebiasaan para petani mungkin ada sekitar 200 hektar, baik itu padi ladang maupun padi sawah,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada masa tanam ketiga periode tahun 2017, terjadi peningkatan hasil panen yang siginifikan. “Indikatornya kita melihat dari program beras daerah yang ditampung di Perusda,” jelasnya.
Sampai sekarang, menurut dia, para petani telah menjual gabah padi kepada Perusahaan Daerah berkisar 140 ton. “Penjualan gabah ke Perusda mengalami peningkatan,” katanya.
Apabila dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2017 lalu, kata dia, hanya berkisar 40-50 ton saja. “Maka dari itu, menurut kami di tahun ini terjadi peningkatan penjualan gabah ke Perusda tiga kali lipat,” ungkapnya.
Dia menyampaikan, peningkatan penjualan gabah disebabkan pada masa tanam ketiga periode tahun 2017, produksi maupun luas tanamnya mengalami kenaikkan.
“Berdasarkan data dan informasi yang disampaikan oleh PPL kepada kami, bahwa pada masa tanam ketiga 2017 itu memang terjadi peningkatan luas tanam dan produksinya,” kata dia. (Man218/KoranKaltara)

Baca Juga

Berita Utama Index

Bupati Puji Siti Aminah

Bupati Puji Siti Aminah

Kamis, 07 Juni 2018

Malinau-Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si memuji Ketua RT 01 Malinau Kota, Siti Aminah atas kepedulian yang sangat tinggi untuk pendidikan dengan memberikan bantuan perlengkapan peralatan anak sekolah, PAUD, SD, SMP, SMA. Bantuan diberikan di Gedung

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya
[WIDGET KOMINFO] 08 Jun 2018 10:26 - ARTIKEL GPR - GOMA Untuk Laut Indonesia | 06 Jun 2018 15:00 - ARTIKEL GPR - Pembiayaan Mikro Jadi Solusi Mudah Permodalan Nelayan | 31 May 2018 13:59 - ARTIKEL GPR - Pesona Tuna Sebagai Penggerak Bisnis Perikanan Indonesia | 30 May 2018 15:49 - ARTIKEL GPR - Kejaksaan Siap Kawal Pembangunan dan Selamatkan Kerugian Negara | 29 May 2018 10:32 - ARTIKEL GPR - Jumlah Lansia Sehat Harus Meningkat