img
img

Berita Warga

Jum'at, 23 Februari 2018 | Oleh: HMS04

Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Sembako

Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Sembako WARGA Desa Long Sule dan Long Pipa bergotong royong memperbaiki jalan lintas Sule Muara Wahau.

MALINAU - Berbekal semangat dan didesak kebutuhan, warga Desa Long Sule dan Pipa Kecamatan Kayan Selatan Hilir bergotong royong memperbaiki jalan tembus Long Sule-Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur.
Sudah lebih dari 1 bulan, warga bahu membahu memperbaiki jalan bekas perusahaan kayu. Warga hanya menggunakan cangkul dan berbagai peralatan seadanya. Tidak ada alat berat yang bisa memudahkan pekerjaan warga.
“Kami kerjakan secara gotong royong. Manual saja dengan peralatan yang kami punya,” ungkap aparat Desa Long Sule, Agus Purwanto, Selasa (20/2).
Dia menyampaikan, medan yang berat dan banyaknya kerusakan serta keterbatasan peralatan, membuat perbaikan jalan harus memakan waktu lama. Longsor pada sejumlah titik jalan juga membuat pekerjaan warga makin berat.
“Mungkin 2 mingguan lagi selesai. Saat ini perbaikan difokuskan warga pada titik jalan menuju Long Metun yang biasa digunakan untuk melangsir barang. Yang diperbaiki warga secara gotong royong sepanjang 3 KM dengan 100 titik kerusakan. Kami pakai cangkul untuk ruas jalan ini,” terang Agus Purwanto.
Tak hanya bekerja fisik, menurut dia, pihak pemerintah berupaya melobi pemerintah Kecamatan Muara Wahau untuk sama-sama melobi dan meminta bantuan perusahaan untuk memperbaiki jalan yang rusak.
“Kami bersyukur karena perwakilan pemerintah kecamatan dan Bhhabinkamtibmas Long Sule dapat berkordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Muara Wahau untuk meminta bantuan perusahaan melakukan perbaikan jalan,” ungkapnya.
Dia mengutarakan, sekitar 20 km jalan yang menyambungkan Metun dengan Muara Wahau yang kemudian diperbaiki dengan alat berat perusahaan. Untuk perbaikan jalan tersebut, Pemerintah Desa harus bergotong royong menanggung berbagai kebutuhan. Terutama kebutuhan sembako pekerja dan BBM.
“Menghabiskan dana untuk beli BBM dan sembako kebutuhan kerja lebih dari Rp71 juta,” terang Agus Purwanto.
Dana tersebut, kata dia, dikumpulkan dari Desa Long Sule Rp18,450 juta, Desa Long Pipa Rp18,450 juta. Ditambah, hasil patungan dari pedagang, sopir, perusahaan dan warga pengguna jalan.
Diketahui, jalan yang diperbaiki warga merupakan jalan bekas perusahaan kayu yang beroperasi di wilayah Kutai Timur. Jalan sepanjang 180 km itu yang saat ini digunakan warga Long Sule dan Pipa untuk membeli sembako dan berbagai kebutuhan hidup mereka.
“Kondisi jalan memang sangat sulit dilewati karena kualitas dan medan yang dilalui jalan tersebut. Saat kondisi rusak parah, warga membutuhkan waktu 2 munggu lebih untuk bisa menembus jalan tersebut,” kata dia.
“Entah sampai kapan kami harus tertinggal dan teresolasi seperti sekarang. Kami mengharapkan negara hadir ditengah kesulitan masyarakatan desa Long Sule dan Long Pipa,” pungkas Agus Purwanto. (wh/Koran Kaltara)

Baca Juga

Berita Utama Index

5 (Lima) Raperda di sah kan

5 (Lima) Raperda di sah kan

Rabu, 15 Agustus 2018

Malinau - Rapat Paripurna ke – 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malinau Masa Sidang II Tahun 2018 dengan acara Persetujuan dan Penetapan DPRD Kabupaten Malinau terhadap 5 (Lima) Raperda menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kebupaten Malinau

Berita Foto Index

Pesta Budaya 2018

Pesta Budaya 2018

Minggu, 23 September 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya