img
img

Pemerintahan

Kamis, 15 Februari 2018 | Oleh: HMS04

PDAM Apa' Mening Akan Terus Berkarya

PDAM Apa' Mening Akan Terus Berkarya TINJAU LOKASI : Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si meninjau tempat proses penyaringan air bersih pada acara peresmian IPA Singai Terang, Senin (13/02). foto : humas

Malinau-Tanggal 13 Februari 2018 adalah bertepatan dengan 16 tahun PDAM Apa’ Mening Kabupaten Malinau. Sebuah usia yang masih sangat muda.

“Namum kami para insan PDAM Apa’ Mening merasa bangga karena diusia yang masih remaja ini kami sudah mampu mengukir prestasi yang mengharumkan nama kabupaten malinau,” ucap Direktur PDAM Apa’ Mening Syaiful bahrie pada saat memberikan laporan dihadapan tamu undangan dalam acara Peresmian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Singai Terang)

Tahun lalu PDAM Apa’ Mening berada diperingkat ke 7 PDAM terbaik se-Indonesia, maka akhir tahun kemarin masuk dalam rangking ke 3 PDAM dengan kinerja terbaik se-Indonesia. Tentunya pencapaian ini adalah buah kebersamaan sebagaimana apa yag selama ini menjadi pemicu semangat pemkab Malinau dengan semboyan “Saya ada untuk semua”’ “Bersama kita pasti bisa”.

Pencapaian ini tentunya semakin memotivasi PDAM Apa’ mening untuk kedepan bisa memberikan yang lebih baik lagi. “Apalah artinya kita memperoleh predikat terbaik manakala layanan yang kita berikan kepada masyarakat Kabupaten Malinau tidak dapat memberikan kepuasan dan tidak mampu memberikan yang terbaik,” ucapnya.

Tantangan kedepan masih sangat berat, maka PDAM Apa’ mening dalam HUT ke-16 ini mengusung tema “Satu semangat satu tujuan”, yakni meraih mensukseskan pembangunan Kabupaten Malinau dan melanjutkan visi “PDAM Apa’ Mening menjadi PDAM yang berkeadilan modern dan terdepan”.

Visi keadilan diusung karena apa karna PDAM Apa’ Mening juga harus mampu mencerminkan keadilan antara perusahaan dengan pegawai dan pelanggan karena  pelanggan sudah membayar setiap bulan maka wajib memberikan pelayanan yang terbaik pada pelanggan.

PDAM Apa’ mening mempunyai satu rencana strategis kedepan yakni kolaborasi untuk rencana penguatan air minum.  Program ini adalah merupakan program yang diamanatkan oleh kementerian dan stakeholder. Dalam jangka pendek PDAM Apa’ Mening mempunyai target meraih target ambisius pemerintah yaitu mencapai akses aman air minum tahun 2019 sebesar 100%. Kedua adalah penguatan yang pertama yaitu masalah bagaimana mengamankan air baku air minum karena ini menyangkut asas keberlanjutan PDAM. Manakala air baku yang dipakai untuk memproduksi air bermasalah maka perusahaan  akan bermasalah, begitu juga yang disalurkan kepada masyarakat akan bermasalah.

“Untuk itu mari sungai yang indah ini kita jaga bersama sebagaimana takeline kami adalah bersih sungaiku sehat air minumku,” ujarnya.

PDAM Apa’ Mening selama ini juga sudah mengundang beberapa SMA untuk datang ke pengolahan air kemudian diberikan kesadaran bagaimana ikut merawat air baku , bagaimana cara mengolah air dari air yang belum bisa diapa-apakan, masih belum layak kita konsumsi hingga air tersebut bisa layak dikonsumsi. Hal ini dilakukan untuk  membangun kesadaran mengenai bahwa PDAM bisa berjalan kalau kita peduli pada kebersihan.

Kemudian program kedepan untuk masuk kesekolah-sekolah. Target kami adalah siswa Sekolah Dasar (SD). PDAM akan berkunjung ke sekolah-sekolah untuk nonton bareng mengenai video kesadaran mencintai lingkungan untuk menayangkan film-film yang nanti temanya bisa mengajak pelajar untuk mencintai lingkungan.

PDAM Apa’ Mening sudah punya rencana agar disetiap ibukota kecamatan nanti hadir PDAM. Karena ketika air yang dinikmati oleh masyarakat sebatas hanya yang dikelola oleh masyarakat, dari segi umurnya tidak akan lama. Berdasarkan pantauan, sudah banyak melihat banyak sepam pedesaan dibangun 2 sampai 3 tahun berhenti.  Untuk itu PDAM Apa’ Mening memulai dengan membangun spam di Kayan Hulu yang dibantu pleh Satker dari Provinsi Kaltara. PDAM Apa’ Mening mempunyai rencana di semua ibu kota kecamatan akan hadir PDAM sehingga nanti bukan hanya menikmati air, tapi air yang layak dan aman.

Terkait dengan rencana pengamanan air minum, Pemerintah Kabupaten Malinau menyambut baik program dari kementerian PU melalui Program Water Hibah. Tahun ini ada 1000 kk yang telah diajukan untuk mendapat sambungan murah bersubsidi.

Beberapa rincian dari program water hibah tahun 2018, Kecamatan Malinau Barat terdiri dari Desa Kuala Lapang sebanyak 33 kk, Desa Sempayang 2 kk, Desa Sesua 26 kk, Desa Tanjung Lapang 37 kk, Kecamatan Malinau Kota itu total sebesar 363, di Kecamatan Malinau Utara sebesar 326, wilayah Kecamatan Malinau Selatan sebesar 104 kk, dan wilayah Kecamatan Mentarang, Desa Lidung Keminci 4, Desa Long Liku 3, Desa Long Simau 1, Kecamatan Mentarang Baru 127 kk, Desa Pulau Sapi 29 dan Desa Temalang 3.

Kriteria pertama adalah daya listrik itu sebesar 900 kba, kedua dari segi profile rumahnya juga sesuai dengan kriteria masyarakat berpenghasilan rendah dan lokasi yang memang sesuai itu tidak jauh dari jaringan PDAM.

Apabila tahun ini sukses, tahun depan akan diberikan program sebanyak 2000 kk. Untuk itu diharapkan dukungan dari camat dan kepala desa yang wilayahnya nanti mendapat program ini untuk mensupport. Dan kepada pak bupati dan ketua dprd ada satu syarat program ini bisa berlanjut atau tidak bahwa perda harus selesai maksimal akhir bulan maret manakala tanggal 31 maret itu perda belum bisa di sahkan maka usulan kami akan dikeluarkan dari daftar penerima program.

“Terima kasih kepada Bupati Malinau dan tamu undangan lainnya berkenan hadir meresmikan IPA Singai Terang ini,” ujarnya. (hms04)

Baca Juga

Berita Utama Index

Aco Lundayeh Siap Dilaksanakan !

Aco Lundayeh Siap Dilaksanakan !

Kamis, 28 Juni 2018

Malinau-Perhelatan Aco Lundayeh tinggal menghitung hari. Acara yang menampilkan seni budaya ini akan dihadiri etnis Lundayeh sedunia yang dilaksanakan bulan Juli nanti. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persekutuan Dayak Lundayeh (PDL) Dr. Yansen

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya