img
img

Wisata & Budaya

Kamis, 08 Februari 2018 | Oleh: hms04

Pelihara Persatuan Melalui Budaya

Pelihara Persatuan Melalui Budaya DESA WISATA: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si kala menyerahkan surat keputusan (SK) dijadikannya Desa Malinau Seberang sebagai Desa Wisata Budaya Serindit kepada Kepala Desa Malinau Seberang Syamsul di Taman Malinau Jajok Desa Malinau Seberang. Taman Malinau Jajok akan dijadikan tempat untuk menampilkan budaya dari berbagai macam etnis di Malinau.DOK/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU — Melihat potensi yang ada, Ketua Lembaga Adat Tidung Kabupaten Malinau yang baru terpilih, Drs. H. Edy Marwan, M.Si berencana memanfaatkan Taman Malinau Jajok di Desa Malinau Seberang yang merupakan Desa Wisata Serindit, menjadi tempat untuk menampilkan budaya berbagai macam etnis di Malinau.

Hal itu dilakukan sebagai upaya menjaga dan mempererat silaturahmi dan persatuan masyarakat bangsa Indonesia di Malinau melalui budaya. “Saya sudah bertemu dengan sebagian teman-teman adat yang lain seperti dari adat Lundayeh, adat Berusu, Punan dan juga hampir semua dari 11 etnis lokal di Malinau serta etnis nusantara lainnya,” ujar H. Edy Marwan, kepada Radar Tarakan, pekan lalu. 

Dirinya merasa terpanggil untuk mengadopsi dengan bentuk yang lebih baik dan lebih terarah menampilkan semua budaya etnis yang ada di Malinau setelah melihat kreativitas dari Paguyuban Kulawarga Jawa (Pakuwaja) yang menampilkan kesenian Reog pada malam tertentu di Taman Malinau Jajok. “Di Taman Malinau Jajok itu kita programkan paling tidak dua minggu sekali akan tampil budaya-budaya semua etnis di sana secara bergantian,” ungkapnya. 

Alasannya membuat seperti itu, karena Desa Malinau Seberang merupakan Desa Wisata Budaya Serindit yang perlu dikembangkan mennjadi tujuan wisata, baik wisatawan lokal, luar daerah maupun mancanegara.

Dijelaskannya, Serindit bukan berarti hewannya atau Burung Serindit saja, tapi ada terjemahan kata yang bermakna dan memiliki kepanjangan dari kata Serasi, Rindang, Damai, Indah dan Terpadu. “Nah, keterpaduan antar etnis inilah yang kita dorong di sana melalui budaya yang ada. Kemudian keserasian juga, karena keserasian antar etnis yang lain itu kita pelihara melalui budaya,” katanya. 

Dari keterpaduan dan keserasian itulah akan muncul sikap damai yang menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat Malinau. Ditegaskannya, pihaknya bukan ingin bersaing dari adat budaya, tapi bagaimana menonjolkan budaya sebelas etnis lokal dan etnis nusantara lainnya menjadi suatu kekuatan pembangunan di Kabupaten Malinau dalam rangka untuk menjalankan dan menyukseskan program-program pemerintah. “Nah, keindahan itulah yang ditonjolkan seperti indahnya pelangi dari sebelas etnis ditambah dari paguyuban-paguyuban nusantara lainnya,” ujarnya.

Karena, lanjutnya, Malinau memang memiliki filosofi pelangi yang indah, seperti yang selalu dilontarkan oleh Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si, berwana-warni tetapi satu dan indah.

“Itu yang namanya pelangi yang nyata. Pelangi yang nyata inilah sebagai kekuatan kita dalam membangun Kabupaten Malinau. Insya Allah program ini akan berjalan,” pungkasnya. (ags/fly)

Baca Juga

Berita Utama Index

Bupati Puji Siti Aminah

Bupati Puji Siti Aminah

Kamis, 07 Juni 2018

Malinau-Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si memuji Ketua RT 01 Malinau Kota, Siti Aminah atas kepedulian yang sangat tinggi untuk pendidikan dengan memberikan bantuan perlengkapan peralatan anak sekolah, PAUD, SD, SMP, SMA. Bantuan diberikan di Gedung

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya
[WIDGET KOMINFO] 08 Jun 2018 10:26 - ARTIKEL GPR - GOMA Untuk Laut Indonesia | 06 Jun 2018 15:00 - ARTIKEL GPR - Pembiayaan Mikro Jadi Solusi Mudah Permodalan Nelayan | 31 May 2018 13:59 - ARTIKEL GPR - Pesona Tuna Sebagai Penggerak Bisnis Perikanan Indonesia | 30 May 2018 15:49 - ARTIKEL GPR - Kejaksaan Siap Kawal Pembangunan dan Selamatkan Kerugian Negara | 29 May 2018 10:32 - ARTIKEL GPR - Jumlah Lansia Sehat Harus Meningkat