img
img

Pertanian

Kamis, 11 Januari 2018 | Oleh: HMS04

Masih Terkendala Drainase dan Pengairan Sawah

Masih Terkendala Drainase dan Pengairan Sawah TERAPKAN TANAM PADI: Salah satu program sekolah lapang di Malinau Utara yang sudah berjalan. Para petani langsung mempraktikkan tanam padi karena bertepatan dengan musim tanam 3 (MT3) di tahun 2017 ini. WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU - Koordinator Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Malinau Utara Handoko menegaskan, hal yang menjadi keluhan utama petani yaitu terkait identifikasi masalah pertanian di wilayah Kecamatan Malinau Utara yakni terkait dengan air yang menjadi kendala utama. Sebab, mayoritas lahan petani ini belum ada drainase yang paten. Sedangkan kondisi lahan pertanian sawahnya di nilai sudah bagus. Selain itu kekurangan di daerah pertanian tertentu seperti alat mesin pertanian (Alsintan) juga ada beberapa hand tractor yang bermasalah. “Namun kami sudah upayakan membuat kesepakatan untuk saling meminjamkan,” ungkapnya kepada media ini akhir pekan kemarin.

Handoko menjelaskan, dari segi keterampilan atau sumber daya manusia (SDM) kelompok tani, juga dinilai banyak petani yang masih belum menerapkan secara mandiri dan belum bisa menerapkan maksimal dalam pengeoparasian Alsintan. Karena itu, pihaknya bersama PPL pertanian yang ada di wilayah Kecamatan Malinau Utara menyelenggarakan beberapa kegiatan. “Antara lain sekolah lapang  yang digelar di Tahun 2017 kemarin,” ungkapnya.

Dengan model pendampingan sekolah lapang ini, diharapkan para petani yang ada di Malinau Utara khususnya di 6 desa bisa terampil dan bisa menjalankan semua sistem penanaman yang baik di bidang pertanian padi sawah.  Keenam desa tersebut yakni Malinau Seberang, Kaliamok, Lubak Manis, Semenggaris, Belayan dan Putat.

“Pendampingan yang kita terapkan dalam sekolah lapang itu antara lain seperti tanam padi dengan pola jajar legowo bisa diterapkan di lahannya sendiri. Jadi, petani ini bisa memanajemen sendiri,”  ujarnya.

Tetapi, ditambahkan Handoko, yang terpenting dalam memulai sebuah pertanian padi itu ada 3 hal utama. Yakni masalah benih yang dipilih harus varietas unggul  yang harus dipersiapkan dengan baik apabila ingin mendapatkan produk maksimal. Kemudian masalah pengelolaan tanah juga menjadi salah satu tujuan yang bisa meningkatkan produksi pertanian. “Sedangkan ketiga yaitu pasca panen, karena tidak tepat waktu dan tidak benar akan mengurangi produksinya,” tukasnya.(ida/fly)

Baca Juga

Berita Utama Index

Ping Yansen: “Kami Semua Sayang Papah”

Ping Yansen: “Kami Semua Sayang Papah”

Selasa, 16 Januari 2018

PROKAL.CO, MALINAU – Sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan, Ping Yansen beserta anak-anaknya mengundang para pejabat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta staf di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau untuk menghadiri acara syukuran

Berita Foto Index

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya
[WIDGET KOMINFO] 09 Jan 2018 13:46 - ARTIKEL GPR - Presiden Tegaskan Rakyat Harus Jaga dan Pelihara Kesatuan di Tahun Politik | 04 Jan 2018 13:23 - ARTIKEL GPR - Asuransi Perikanan Senjata KKP Lindungi Pembudidaya Ikan Kecil | 27 Dec 2017 13:25 - ARTIKEL GPR - Penyerahan Sertifikat Kompetensi Peserta Pemagangan 2017 oleh Presiden Republik Indonesia | 22 Dec 2017 09:57 - ARTIKEL GPR - Perempuan Berdaya untuk Indonesia | 19 Dec 2017 10:33 - ARTIKEL GPR - Peringatan Hari Bela Negara 2017