img
img

Berita Warga

Rabu, 10 Januari 2018 | Oleh: HMS04

Oktober, Pesta Budaya Irau Digelar

Oktober, Pesta Budaya Irau Digelar PESTA BUDAYA: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menari Jepen saat pelaksanaan Irau Malinau ke-6 tahun 2012 lalu. DOK/AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Kabar baik yang sangat ditunggu dan dinanti masyarakat Kabupaten Malinau dan Indonesia terkait akan digelarnya pagelaran pesta budaya Irau Malinau ke-10 di tahun 2018 semakin nyata dan terwujud. Penegasan akan digelarnya Irau telah disampaikan Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si pada Jumat (5/1) saat media ini mengikuti kunjungan kerjanya ke salah satu sekolah di Malinau Kota.

“Kami merencanakan dan sudah ditetapkan tahun 2018 kita melaksanakan Irau. Kenapa? Karena Irau itu momentum yang sangat strategis untuk Kabupaten Malinau,” ujar Yansen TP.

Menurutnya, ada tiga hal utama kenapa event yang sejatinya digelar dua tahun sekali ini dilaksanakan secara massal pada bulan Oktober tahun ini yang sekaligus memperingati hari jadi ke-19 Kabupaten Malinau.Yang pertama adalah untuk silaturahmi masyarakat Malinau. Kemudian yang kedua memperkenalkan produk-produk Malinau yang sudah terkelola oleh masyarakat dan yang ketiga yaitu untuk promosi daerah. “Karena ini sangat penting, sudah satu kali Irau tidak dilaksanakan secara massal.Tahun 2018 kita laksanakan secara massal,” tegasnya.

Memang, tahun 2016 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau tidak menggelar Irau secara massal, karena anggaran daerah yang menurun sehingga tidak bisa teranggarkan dan Irau hanya digelar secara sederhana di desa dan kecamatan masing-masing atas inisiatif masyarakat.  Namun, tahun ini, walaupun juga Kabupaten Malinau masih mengalami penurunan pendapatan, Pemkab Malinau dengan segala daya upaya tetap melaksanakan Irau sebagai upaya meningkatkan tali silaturahmi, memperkenalakan produk Malinau dan promosi daerah serta memenuhi kerinduan masyarakat terhadap pelaksanaan Irau.  

“Walaupun mungkin ya tidak sekapasitas (sebesar dan semeriah) yang sebelumnya, karena kondisi (pendapatan menurun) kita. Tapi semangat daripada masyarakat untuk menampilkan berbagai etnik budaya yang ada, itu kita harapkan maksimal. Karena model pelaksanaan di Malinau ini kan kita membangun kapasitas budaya lokal maupun nusantara,” kata Bupati Malinau dua periode berpasangan dengan Topan Amrullah, S.Pd, M.Si sebagai Wakil Bupati ini.

Ia mengharapkan, event budaya ini menjadi alat pemersatu masyarakat Kabupaten Malinau yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia ini. Ia menganggap, Malinau adalah Indonesia kecil, karena hampir semua suku, agama dan latar belakang ada di kabupaten yang berbatasan dengan negara Malaysia ini.

“Sehingga, Malinau merupakan kabupaten yang kita bangun dengan semangat kebersamaan ini betul-betul memperlihatkan apa yang namanya aneka ragam budaya. Sehingga nanti warna-warni pelangi di Malinau itu terwujud,” tukasnya seraya mengatakan indahnya pelangi itu karena memiliki keberagaman warna dan bersatu. (ags/fly)

Baca Juga

Berita Utama Index

Aco Lundayeh Siap Dilaksanakan !

Aco Lundayeh Siap Dilaksanakan !

Kamis, 28 Juni 2018

Malinau-Perhelatan Aco Lundayeh tinggal menghitung hari. Acara yang menampilkan seni budaya ini akan dihadiri etnis Lundayeh sedunia yang dilaksanakan bulan Juli nanti. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persekutuan Dayak Lundayeh (PDL) Dr. Yansen

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya