img
img

Pemerintahan

Minggu, 07 Januari 2018 | Oleh: HMS04

Dana Gerdema Harus Tetap Dipertahankan

Dana Gerdema Harus Tetap Dipertahankan BERSAMA MEMBANGUN MALINAU: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dan FKPD saat berfoto bersama pimpinan dan anggota DPRD Malinau usai penetapan APBD Kabupaten Malinau Tahun Anggaran 2018, Desember 2017 lalu. AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Mewujudkan sebuah pembangunan dalam situasi penurunan pendapatan saat ini, menurut Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si tentu hal yang sangat berat. Namun, hal tersebut bukanlah penghalang untuk melaksanakan pembangunan. Malah hal tersebut menjadi pemicu semangat untuk melanjutkan pembangunan di Malinau.

“Yang jelas, kita dihadapkan dengan tantangan. Tantangan yang tidak mudah. Tetapi bukan sebuah tantangan yang menghentikan kita untuk berbuat,” ujar Bupati kepada Radar Tarakan dalam sebuah perayaan Natal beberapa waktu lalu.

Dalam berbagai kesempatan kata Bupati, ia selalu mengatakan, saat ini memang betul-betul berhadapan dengan tantangan berat. Untuk itu, dirinya terus memotivasi staf dan masyarakatnya untuk tidak berhenti hanya karena kekurangan dan keterbatasan. Tapi harus berusaha sekuat-kuatnya dengan memaksimalkan dana yang ada.

“Selalu saya katakan kepada seluruh aparatur pemerintah, betul dana pemerintah turun, peluang pembangunan kita jadi turun, tapi semangat kita jangan turun. Kita prihatin, tapi kita gunakan dana yang ada dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Bupati Malinau periode 2011-2016 dan periode 2016-2021 ini pun mencernai apa persoalan pembangunan yang dihadapi saat ini. Dan menurutnya, persoalan yang pas untuk mengatasi persoalan pembangunan saat ini ya harus sepenuhnya percaya kepada rakyat. Karena pembangunan itu di tangan rakyat, bukan di tangan Bupati lagi.

Oleh sebab itu, prinsip Gerakan Desa Membangun (Gerdema) yang merupakan model pembangunan di Malinau sangat pas untuk dilaksanakan sebagai gerakan rakyat mewujudkan pembangunan di desa masing-masing untuk maju sejahtera.  “Itu harus kita wujudkan. Oleh sebab itu saya katakan pada jajaran pemerintah daerah, pak Sekda dan teman-teman, mari kita perhatikan esensi utama di desa-desa. Yang lain (dana pembangunan) berkurang boleh, tapi dana Gerdema, harus tetap kita pertahankan, dana RT harus kita wujudkan dan bahkan saya terima kasih kepada pak Ketua DPRD beserta anggotanya bisa merestui dana RT sesuai dengan janji dulu Rp 260 juta per RT,” katanya.

Tahun 2017, sebutnya, memang pihaknya tidak bisa penuhi sesuai janji sebesar Rp 260 juta, tapi hanya memberikan Rp 160 juta karena pendapatan yang menurun. Namun, ditegaskannya, tahun 2018 sesuai kebijakan dirinya dan kesepakatan bersama DPRD Malinau maka dinaikan menjadi Rp 260 juta. “Walaupun sangat berat, tetap kita naikan. Kenapa demikian, karena yang paling utama adalah rakyat harus bisa bergerak membangun,” pungkasnya. (ags/fly)

Baca Juga

Berita Utama Index

5 (Lima) Raperda di sah kan

5 (Lima) Raperda di sah kan

Rabu, 15 Agustus 2018

Malinau - Rapat Paripurna ke – 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malinau Masa Sidang II Tahun 2018 dengan acara Persetujuan dan Penetapan DPRD Kabupaten Malinau terhadap 5 (Lima) Raperda menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kebupaten Malinau

Berita Foto Index

Pesta Budaya 2018

Pesta Budaya 2018

Minggu, 23 September 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya