img
img

Pertanian

Selasa, 02 Januari 2018 | Oleh: hms04

Semangat Petani harus Didorong dengan Motivasi

Semangat Petani harus Didorong dengan Motivasi BERI SEMANGAT: Direktur Millennium Challenge Account - Indonesia (MCAI) Dr. Tri Nugroho (pegang mic) menilai semangat petani Malinau sangat luar biasa.

PROKAL.CO, MALINAU-Direktur Millennium Challenge Account - Indonesia (MCAI) Dr. Tri Nugroho menegaskan, semangat petani Malinau dinilai sangat luar biasa. Jika menyangkut masalah sumber daya manusia (SDM), Tri Nogroho melihat, yang pertama dan utama sebenarnya adalah semangat. Karena itu semangat itu yang didorong  dari motivasi dan kebijakan pemerintah daerah.  Baik dari pemerintah provinsi dan kabupaten yang mencanangkan program perwujudan ketahanan pangan dan energi di daerah terdepan di Indonesia.

Dirinya  menggarisbawahi daerah terdepan di Indonesia. Karena hanya dengan pangan yang kuat dan  keswadayaan kemandirian pangan, maka Indonesia bisa kuat. “Karena ini daerah perbatasan. Urusan bahwa di sini (Malinau) bisa menghasilkan produksi komoditas, itu adalah hal berbeda bagi kami. Karena itu adalah bagian dari Indonesia,” tegas Direktur MCAI, Tri Nugroho.

Tapi, kata Tri  Nugroho, dengan pangan yang kuat dan mandiri itu menjadi sangat penting dalam urusan ketahahan. Tetapi secara personal, Tri Nugroho mengaku baru belajar di Kabupaten Malinau tentang pemerintah daerah provinsi dan kabupaten mencanangkan ketahanan pangan, keswadayaan pangan dan kedualatan pangan. “Lebih jauh, buah hanya berorientasi pada market atau pasar. Tetapi lebih pada kebanggaan sebagai petani,”  ujarnya. 

Karena itu, terang Direktur MCAI ini,  embung goemembran yang ada di Tanjung Lapang dan menjadi satu-satunya di Kalimantan Utara ini dinilai sangat kecil. Pemerintah Indonesia juga bisa membangunnya sendiri. Presiden Joko Widodo bahkan memberikan target bahwa pembangunan embung ini sampai 30 ribu embung.

Namun dirinya mengusulkan kepada Pemkab Malinau agar kawasan pusat pertanian rakyat sejahtera (PPRS) di Pulau Sapi itu menjadi areal percontohan untuk wisata  pertanian. Tri Nugroho juga melihat lokasi di pertanian sekitar embung geomembran ini juga bisa menjadi simbol pertanian di Malinau. Ini harus muncul  agar masyarakat dan program di Malinau ini harus di dukung dari Inprosula melakukan adaptasi perubahan iklim misalnya.  Itu juga penting di sini perlu digarisbawahi kata Tri Nugroho yang memiliki background pendidikan antropologi ini.

Karena itu, kata Tri Nugroho, meskipun hanya  embung dengan daya tampung sekitar 8.000 meter kubik air tadah hujan dengan sawah yang mencapai 7 hektare di sekitarnya tapi di dukung 7 desa lainnya yang terlibat dalam program tersebut. Semuanya mengangkat isu tentang kemandirian pertanian baik itu dalam hal budidaya pertanian, pascapanen yang dapat meningkatkan produksi padi dan pasar. Tiga pendekatan ini yang sudah terlihat dan diimplementasikan dalam program ini. Jadi, perlu ada penegasan tujuan pembangunan pertanian di Kabupaten Malinau apakah berorientasi pada pasar atau tidak atau pada dua-duanya. Termasuk juga kemandirian. Ini adalah dua hal yang berbeda. Karena pendekatannya akan berbeda. “Jadi, saya banyak belajar dari ketahanan pangan dan kemandirian pangan di sini,” terangnya.(ida/puu)

Baca Juga

Berita Utama Index

Aco Lundayeh Siap Dilaksanakan !

Aco Lundayeh Siap Dilaksanakan !

Kamis, 28 Juni 2018

Malinau-Perhelatan Aco Lundayeh tinggal menghitung hari. Acara yang menampilkan seni budaya ini akan dihadiri etnis Lundayeh sedunia yang dilaksanakan bulan Juli nanti. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persekutuan Dayak Lundayeh (PDL) Dr. Yansen

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya