img
img

Kerajinan dan Produk Unggulan

Kamis, 10 Agustus 2017 | Oleh: HMS04

Dasawisma Bisa Mendata Penduduk di Lingkungannya

Dasawisma Bisa Mendata Penduduk di Lingkungannya BERI ALARAHAN: Sebelum membuat kue, para ibu-ibu diberikan penjelasan agar mengaktifkan kembali kelompok dasawisma di setiap lingkungan RT masing-masing.(foto Widayat/Radar Tarakan)

PROKAL.CO, MALINAU-Selama melakukan pendampingan yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja  (DPMPTSP/Naker) ,  ternyata di setiap 1 RT itu hanya ada 1 kelompok dasawsimanya. Bahkan ada juga yang sudah tidak aktif lagi.

Karena itu, terang Sekretaris KPMPTSP/Naker,  Sergius Barru SHut MMP, para ibu-ibu yang mewakili setiap RT dari RT 1 hingga RT 5 diharapkan dapat menghidupkan dan mengaktifkan lagi serta diberdayakan dalam kegiatan dasawismanya.  Kegiatan dasawisma itu dinilai sangat baik sekali dalam upaya menjaga keamanan serta data kependudukan di lingkungan dasawisma dan RT-nya masing-masing.  “Dasawisma itu berjumlah antara 10 hingga 20 rumah. Boleh kurang anggotanya, tapi tidak boleh lebih,” terangnya.

Karena, sambung Sergius, yang mengeluarkan surat dan membentuknya adalah kepala desa. Dari Dinas PMPTSP/Naker juga sudah melakukan fasilitasi untuk pembentukan dasawisma. Pembentukan ini juga merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab  ketua RT juga. Sebab, dasawisma ini juga bagian dari kelompok kerja PKK. Dalam kegiatan dasawisma ini, salah satunya adalah membantu tugas ketua, RT, desa, kecamatan bahkan kabupaten dalam pendataan warga yang datang rumah atau di lingkungan RT masing-masng. “10 sampai 20 rumah itu sangat dekat sekali. jadi, kalau ada orang asing kan pasti terlihat dan diketahui,”  ujarnya.

Dalam hal penyuluhan, jelasnya, dasawisma juga punya peran  dalam memberikan pemahaman kepada ibu-ibu hamil dan bayi yang juga menjadi tanggung jawabnya.   Namun yang terpenting yaitu kelompok ibu-ibu dalam satu RT ini juga bisa dijadikan kelompok dasawisma seperti kelompok pengajian, arisan dan lainnya. “ Jadi, kegiatan dasawisma itu harus jalan. “Saya berharap, dalam satu RT itu ada lebih dari satu dasawisma yang bisa terbentuk dua atau tiga kelompok dan ini nanti, akan disampaikan salah satu program tim penggerak TP PKK Malinau dalam rangka menyukseskan program RT bersih ini yang dimulai dari lingkungan terkecil,” tukasnya.(ida/puu)

Baca Juga

Lima Desa Dapat Penghargaan Kamis, 23 November 2017

Lima Desa Dapat Penghargaan

Keputusan Tetap Pada Gubernur Kamis, 23 November 2017

Keputusan Tetap Pada Gubernur

Berita Utama Index

Bupati Lantik 28 Kepala Desa

Bupati Lantik 28 Kepala Desa

Kamis, 23 November 2017

PROKAL.CO, MALINAU - Pelantikan dan pengambilan sumpah janji kepala desa (Kades) terpilih periode 2017-2023 oleh Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi  di ruang Tebengang, lantai 2, Kantor Bupati, Jalan Pusat Pemerintahan, Tanjung Belimbing, Selasa (21/11)

Berita Foto Index

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya