img
img

Pendidikan

Rabu, 26 Juli 2017 | Oleh: HMS04

8 Sekolah Dibekali Materi Adiwiyata

8 Sekolah Dibekali Materi Adiwiyata SOSIALISASI ADIWIYATA: Pelaksanaan sosialisasi Adiwiyata oleh DLH, bersamaan dengan pendampingan program kegiatan RT Bersih di sejumlah RT dan desa. WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Di samping menjalankan pendampingan terhadap program RT Bersih, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malinau juga melakukan sosialisasi program sekolah adiwiyata kepada sejumlah guru dari 8 sekolah. Kedelapan sekolah tersebut merupakan sekolah yang berada di lingkungan terdekat dengan Ibu Kota Kabupaten Malinau. Kegiatan dipusatkan di Gedung Badan Pelatihan Pegawai (Bandiklat) Kabupaten Malinau kemarin, (25/7). Sebagai pemateri adalah dari DLH Kabupaten Malinau sendiri.

Kepala DLH Malinau Frent Tomi Lukas S.Hut MSi mengungkapkan, kegiatan ini merupakan kegiatan adiwiyata pada sekolah-sekolah yang terpilih. Karena sekolah tersebut yang memiliki komitmen dengan lingkungan. DLH Malinau berharap, sekolah-sekolah yang mendapat bimbingan program adiwiyata ini nantinya bisa ikut kontes yang lebih tinggi yakni di tingkat provinsi. “Ya, mudah-mudahan bisa lolos sampai ke tingkat nasional,” harap Frent Tomi Lukas kepada media ini.

Ditegaskan Frent Tomi Lukas, dari DLH berusaha akan mendampingi 8 sekolah tersebut. Baik nanti ke arah modul maupun terhadap pola penataan lingkungan sekolahnya. Namun, yang paling penting yakni partisipasi sekolah baik muridnya dan guru-gurunya dalam menyukseskan adiwiyata di sekolahnya. “Harapan kami, nanti ada modul lalu di visi dan misi sekolah dimunculkan adiwiyata ini. Kami mencoba melihat langsung ke sekolah-sekolah untuk mengetahui pendampingan seperti apa yang mereka mau,” beber Tomi Lukas.

Sebab, sambung Frent Tomi Lukas, pihaknya akan mengikuti model pendampingan yang mereka butuhkan. Hal ini dikarenakan DLH juga tidak melakukan pendampingan secara menyeluruh lantaran ada beberapa sekolah yang sudah memiliki modul. Sehingga, DLH tinggal menyesuaikan pihak sekolah yang telah menyelenggarakan adiwiyata itu. “Butuh pendampingan di mana atau seperti apa, kami akan masuk  mendampinginya,” tegas mantan kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Malinau ini.

Namun demikian, diyakini Frent Tomi Lukas, pada saat ini DLH konsen dalam pengurangan sampah maupun bagaimana memanfaatkan pekarangan lingkungannya. Termasuk dengan sekolah yang menerapkan kantin tidak diperbolehkan berjualan menggunakan plastik. Tomi Lukas mengimbau kepada sekolah agar mereka memanfaatkan bahan ramah lingkungan mungkin bisa menggunakan kertas mengurangi plastik-plastik itu. (ida/fly)

Baca Juga

Berita Utama Index

5 (Lima) Raperda di sah kan

5 (Lima) Raperda di sah kan

Rabu, 15 Agustus 2018

Malinau - Rapat Paripurna ke – 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malinau Masa Sidang II Tahun 2018 dengan acara Persetujuan dan Penetapan DPRD Kabupaten Malinau terhadap 5 (Lima) Raperda menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kebupaten Malinau

Berita Foto Index

Pesta Budaya 2018

Pesta Budaya 2018

Minggu, 23 September 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya