img
img

Berita Warga

Kamis, 06 Juli 2017 | Oleh: HMS04

Pasar Inai Makin Ramai

Pasar Inai Makin Ramai BUKAN HANYA SAYUR : Pedagang Pasar Inai, Desa Kuala Lapang, Kecamatan Malinau Barat saat menawarkan lesung dan alu kepada Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dan istri, (22/6) lalu. FOTO HUMAS UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Menurut Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si, pasar merupakan salah satu pemicu kehidupan kota. Sebab itulah, dari awal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau sudah yakin bahwa Pasar Inai yang merupakan tempat bertemunya para Inai-inai (ibu-ibu, Red) dari desa dan menjual sayur mayur, serta dagangan lainnya asli hasil lokal atau hasil desa akan terus berkembang. Apalagi yang diperdagangkan merupakan sayur mayur khas dan organik yang jauh dari bahan kimia.

“Jadi, pemerintah daerah yakin bahwa ini tetap akan berkembang. Oleh sebab itulah kita terus mendorong mereka untuk menempati tempat ini,” kata Bupati Yansen TP kepada media ini saat berbelanja di Pasar Inai, Desa Kuala Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Kamis (22/6) lalu.

Diceritakan, dirinya mendapat informasi bahwa semakin hari, semakin ramai aktivitas pembeli dan pedagang di Pasar Inai. Karena membuatnya penasaran, untuk membuktikan kebenaran informasi, usai pelaksanaan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau dengan tokoh lintas agama dan msyarakat Malinau di Guest House Bupati Malinau, Kamis malam (22/6), bupati beserta istri dan beberapa pejabat mendatangi Pasar Inai sekaligus berbelanja.

Saat turun dari mobil yang ia kemudikan sendiri, bupati yang akrab disapa Yansen ini merasa takjub, bahwa benar informasi yang beredar bahwa Pasar Inai yang dulunya hanya jam 04.00 pagi hingga sekitar jam 09.00 pagi dan berjualan hari Selasa dan Jumat saja, sekarang hari Senin pagi dan Kamis sore hingga malam hari.

 “Terbukti sekarang, dengan dukungan dari Bank Kaltim, menjadi motivasi tersendiri bagi para pedagang. Hasil mereka jelas, mereka tabung dan roda ekonomi terus berjalan,” ungkapnya didampingi Kepala Cabang Bank Kaltim Malinau Muhammad Ali yang kebetulan juga pada malam itu berbelanja.

ke depan, lanjutnya, Pasar Inai yang dulunya ada beberapa kalangan sempat meragukan potensinya karena ditempatkan di lokasi baru, akan pihaknya terus pantau dan jaga, agar kualitas bahan dagangan Pasar Inai tetap terjaga dan jangan sampai nantinya terkontaminasi dengan prinsip-prinsip dagang yang berkembang hanya bersifat simultan atau sementara saja. “Saya secara pribadi sudah bangga dan senang, karena Pasar Inai terus berkembang seperti ini. Berarti harapan hidup masyarakat desa paling tidak terjaminlah dari sisi pendapatan yang kontinu,” ungkapnya.

Secara tegas Bupati mengatakan, yang pihaknya dorong sekarang yaitu masyarakat harus punya pendapatan yang tetap dan pasti. Dengan itu, maka roda ekonomi masyarakat dan Kabupaten Malinau berjalan. Oleh sebab itulah, dirinya secara pribadi dan pemda mendorong Bank Kaltim mendampingi para pedagang.

Prinsip-prinsip ekonomi masyarakat, khususnya petani maupun pedagang sudah jalan dan sudah mendapat penghasilan. Penghasilannya pun terjamin dan terjaga. Dengan prinsip-prinsip itu, kata Bupati Malinau yang saat ini menjabat untuk periode kedua ini, berarti topangan ekonomi masyarakat ke depannya juga terjamin. Maka dari itu, Pemkab Malinau terus mendorong masyarakat terus meningkatkan mutu dan kualitas sayur, serta barang dagangan lainnya. “Kita harapkan nanti, ini menjadi mesin ekonomi rakyat yang riil dan terus bertumbuh berkembang,” tuturnya.

Bupati juga berharap agar para pedagang jangan berambisi untuk berjualan sebanyak-banyaknya dengan bentuk jualan yang jauh dari pada prinsip Pasar Inai yang memiliki ciri tersendiri, yaitu menjual penganan atau produk lokal, seperti sayur-sayur yang tidak ada di jual di pasar umum, ikan-ikan sungai yang segar, dan dagangan lainya yang berasal dan di tanam dari petani di desa-desa yang ada di Malinau. “Ya Pasar Inai ini ya menjual produk-produk asli dari desa yang diusahakan sedapatnya ini jangan ada unsur kimianya,” tegasnya.

Untuk diketahui, Pasar Inai diresmikan oleh Bupati Malinau Yansen TP pada bulan Oktober 2016 lalu dan bertempat di Desa Kuala Lapang. Sebelumnya, para Inai berjualan di sekitaran pinggir jalan raya dan rawan kecelakaan lalu lintas. Melihat hal tersebut, Pemkab Malinau membangunkan pasar khusus para Inai tersebut. Selain itu, maksud dan tujuan pemda juga untuk memperindah dan menata pedagang, karena dengan kekhasannya, Pasar Inai ini bisa menjadi daya tarik wisata. (ags/fly)

Baca Juga

Berita Utama Index

22 Tower Telekomunikasi akan Dibangun

22 Tower Telekomunikasi akan Dibangun

Sabtu, 22 Juli 2017

PROKAL.CO, MALINAU – Saat ini memang semua daerah mengalami defisit anggaran, namun itu bukan alasan dan berpasrah diri untuk tidak membangun. Untuk membuka keterisolasian wilayah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau melalui Dinas Komunikasi

Berita Foto Index

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya
[WIDGET KOMINFO] 23 Jul 2017 07:01 - ARTIKEL GPR - Hari Anak Nasional, Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga | 20 Jul 2017 15:32 - ARTIKEL GPR - Kejaksaan Republik Indonesia Serius Tangani Pemulihan Aset | 17 Jul 2017 17:12 - ARTIKEL GPR - Koperasi jadi Institusi Ekonomi Rakyat Di Masa Depan | 17 Jul 2017 16:59 - ARTIKEL GPR - Penguatan Pendidikan Karakter Jadi Pintu Masuk Pembenahan Pendidikan Nasional | 13 Jul 2017 11:37 - ARTIKEL GPR - Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017