img
img

Pemerintahan

Senin, 19 Juni 2017 | Oleh: HMS04

Pesan Pangdam, Jaga Kewibawaan Negara

Pesan Pangdam, Jaga Kewibawaan Negara KUNJUNGI MALINAU : Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Sonhadji, S.IP, MM bersama Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si, Ketua DPRD Malinau Wempi W. Mawa, SE dan para perwira Kodam VI Mulawarman saat beristirahat sejenak di VIP Room Bandara Kolonel RA Bessing Malinau, Jumat (16/6) lalu. Humas untuk Radar Tarakan

PROKAL.CO, MALINAU – Dalam sambutan di hadapan peserta Musyawarah Besar (Mubes) III Lembaga Adat Dayak Lundayeh Kabupaten Malinau, Bupati Malinau Dr.Yansen TP,M.Si mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malinau untuk selalu waspada terhadap isu-isu yang dapat memecah belah bangsa. Termasuk juga waspada terhadap isu terorisme yang saat ini sedang bergejolak di negara tetangga, yaitu di Filipina.

“Mari kita jaga situasi dan kodusifitas di Malinau dan umumnya di Indonesia, ini tadi (Sabtu pagi, 17/6) baru pak Pangdam pulang dari Malinau, beliau pesan kepada saya, jaga kewibawaan negara kita. Bukan kita melarang orang masuk, tapi kita harus waspada. Nah, waspada ini harus jelas, jangan sembarang menerima orang masuk ke kampung,” pesan bupati kepada peserta mubes di Gedung Olahraga Desa Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Sabtu (17/6).

Dalam kesempatan pembukaan mubes, kata bupati, tidak ada salahnya ia menggambarkan dan menyampaikan kondisi dunia dan khususnya Indonesia saat ini. Di peta global saat ini, jelasnya, pasti masyarakat pernah mendengar istilah ISIS dan itu terjadi di Timur Tengah dan sekarang sudah diserang habis-habisan di Timur Tengah dan sudah tergencet. ISIS mulai berpikir harus tetap hidup dan mereka lari ke daerah Asia.

“Konon kata Pangdam tadi, ibarat kata itu ada simpatisan-simpatisannya di mana-mana, walaupun bukan di tempat itu (Timur Tengah). Lari dia (ISIS) ke Filipina, sekarang terjadi di Marawi. Sekarang pemerintah Filipina di Marawi menyerang lagi habis-habisan dan mereka lari lagi. Nah kemana dia?,” beber bupati seraya mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap orang asing yang ada disekitarnya yang bisa saja pelarian dari konflik tersebut.

“Nah kita harus hati-hati, kalau dia baik, kenapa gak hidup di tempat dia. Kalau lari-lari itu karena dia tidak diterima di tempatnya,” katanya.

Oleh sebab itu, ia mengharapkan semua masyarakat, lembaga dan tokoh adat menjaga kondusiftas Malinau. “Jangan buat-buat hal yang memancing orang, jangan membuat hal yang memecah belah kita, kata-kata sekalipun. Kalau sudah terkeluar, susah ditarik lagi. Karena sudah menjadi luka di hati orang. Mari kita jaga,” serunya. (ags/fly)

Baca Juga

Berita Utama Index

Prof Adri Patton, M.Si : Tidak Sembarang Menunjuk Orang Jadi Pembicara

Prof Adri Patton, M.Si : Tidak Sembarang Menunjuk Orang Jadi Pembicara

Jum'at, 17 November 2017

PROKAL.CO, TARAKAN – Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT) Prof. Adri Patton, M.Si mengatakan, penunujukkan Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si sebagai pembicara untuk pembekalan kepada 592 calon wisudawan dan wisudawati UBT yang dilaksanakan

Berita Foto Index

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya