img
img

Pemerintahan

Senin, 29 Mei 2017 | Oleh: HMS04

Rp 4,9 M untuk 12 Program dan 15 Kegiatan

Rp 4,9 M untuk 12 Program dan 15 Kegiatan TINGKATKAN PERTANIAN: Salah satu lahan pertanian yang sudah berjalan. Pemkab Malinau terus mendukung program pertanian masyarakat di semua sektor baik fasilitas maupun infrastuktur pertaniannya. WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malinau Ir Kristian Muned MT menyebutkan, program Dinas Pertanian tahun 2017 ada 12 program dan 15 kegiatan dengan total anggaran Rp. 4,937 miliar. Diantara kegiatan tersebut, beberapa kegiatan yang mendukung program beras daerah adalah pengadaan benih padi 8 ton, pengadaan penyuluh pertanian lapangan (PPL) sebanyak 20 orang. Kemudian pemetaan lahan sawah seluas 100 hektar, pengadaan pestisida, perbaikan irigasi dan lainnya.

“Di samping itu juga ada kegiatan yang berasal dari kegiatan APBN, yaitu cetak sawah, pengadaan benih padi, pupuk dan alsintan (alat mesin pertanian),” sebut Kristian Muned.

Program dan kebijakan strategis Dinas Pertanian dalam upaya mendukung program Beras Daerah (Rasda), menurut Kristian Muned juga termasuk kegiatan antara lain program pembangunan non fisik yaitu pendataan penduduk miskin (rumah tangga tidak mampu), sosialisasi program Rasda kepada kelompok tani, aparat desa dan kecamatan. “Pendampingan, pelatihan dan peningkatan kapasitas petani atau kelompok tani dan pembentukan pengurus penyediaan beras daerah tingkat kecamatan dan desa,” imbuhnya.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Malinau ini juga menyebutkan, program pembangunan fisik (infrastruktur pertanian) juga terdapat beberapa kegiatan. Diantaranya optimasi lahan sawah yang kegiatannya meliputi perbaikan irigasi, perbaikan pematang, pengolahan tanah, pembersihan lahan dari tunggul dan batang kayu. Kemudian pemetaan lahan sawah fungsional dan potensial, pembangunan DAM/ bendungan/embung/drainase/saluran irigasi, pembangunan irigasi baru. “Selain itu juga ada kegiatan perluasan areal sawah/cetak sawah dan pembangunan/penyediaan lumbung padi/beras tingkat kecamatan dan desa,” ujarnya.

Terkait dengan program penyediaan sarana pendukung pertanian, Kristian muned juga menyebutkan ada penyediaan atau bantuan sarana produksi (benih padi unggul, pupuk, kapur, pestisida), bantuan alsintan  berupa handtracktor, power tresher, rice milling unit. Namun demikian, pemerintah desa juga diharapkan partisipasi aktifnya. Yakni setiap desa mengalokasikan APBDes minimal 10 persen per tahun untuk mendukung ketahanan pangan/penyediaan beras daerah. Dengan fokus kegiatan berupa pengadaan benih padi unggul, pupuk dan pestisida, penyediaan dan pengolahan lahan sawah untuk memproduksi padi/beras sesuai dengan kebutuhan masyarakat tidak mampu di desa tersebut. Kemudian pembelian beras petani untuk stock lumbung desa dan memenuhi kebutuhan beras masyarakat kurang mampu. Selain itu juga melakukan pengadaan peralatan/perlengkapan yang dibutuhkan petani. “Khususnya  untuk mengoptimalkan pengelolaan lahan sawah, pemeliharaan padi, pemanenan, penanganan pasca panen,” tukasnya. (ida/fly)

Baca Juga

Berita Utama Index

Bupati Pimpin Apel Gabungan Korpri

Bupati Pimpin Apel Gabungan Korpri

Selasa, 17 Juli 2018

Malinau – Selasa (17/7) Pemerintah Kabupaten Malinau melaksanakan apel gabungan korpri yang berlangsung di halaman kantor bupati malinau bertindak selaku Pembina apel Bupati malinau Dr. Yansen TP, M.Si dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN)

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya
[WIDGET KOMINFO] 15 Aug 2018 17:44 - ARTIKEL GPR - Jamin Kualitas Daging Kurban, Pemerintah Terapkan Standar ASUH | 14 Aug 2018 16:40 - ARTIKEL GPR - Kado Jelang Kemerdekaan untuk Puldama | 14 Aug 2018 13:49 - ARTIKEL GPR - Realisasi Investasi Triwulan II 2018 Naik 3,1 % | 13 Aug 2018 14:28 - ARTIKEL GPR - Strategi Pemajuan Kebudayaan Jadi Modal Pembangunan Nasional | 01 Aug 2018 12:10 - ARTIKEL GPR - Imunisasi MR Lindungi Anak Indonesia dari Kecacatan