img
img

Pemerintahan

Kamis, 09 Maret 2017 | Oleh: HMS04

Penerbangan Subsidi Dimulai Senin Depan

Penerbangan Subsidi Dimulai Senin Depan Teks Foto : Pesawat MAF menjadi pesawat perdana dalam melayani penerbangan subsidi ke pedalaman dan perbatasan.

MALINAU-Kabar gembira bagi masyarakat perbatasan. Mulai Senin (13/3) mendatang, maskapai pesawat MAF (Mission Avation Fellowship) akan mulai terbang untuk melayani penerbangan subsidi.

“Kerjasama subsidi penerbangan dengan MAF terbang perdana tanggal 13 Maret ini,” terang Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi, Yuli Triana melalui telepon seluler, dari Tanjung Selor.

Sementara subsidi penerbangan pada maskapai lainnya saat ini masih dalam proses lelang.

Mengudaranya MAF untuk penerbangan bersubsidi mengakhiri kebuntuan masyarakat perbatasan dalam memperoleh sarana transportasi udara yang murah, yang harus dihadapi selama beberapa bulan ke belakang.

MAF akan terbang melayani penerbangan dari bandara RA Bessing Malinau ke Mahak (Sungai Boh), Long Nawang (Kayan Hulu), Long Ampung (Kayan Selatan), Data Dian (Kayan hilir), Pujungan, Long Alango (Bahau Hulu) dan sebaliknya, dari lapangan terbang di kecamatan tersebut ke bandara RA Bessing, yang ada ibu kota Malinau.

Selain dari pemerintah daerah, subsidi penerbangan juga diberikan oleh Pemprov Kaltara yang juga sudah mulai berjalan sejak penandatanganan kontrak tanggal 27 Februari 2017, disegerakan karena memang dibutuhkan.

“Saya ditelepon Camat Krayan ditanya kapan subsidi berjalan. Dari Malinau juga. Nah sekarang sudah siap disalurkan,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kaltara, Taufan saat berada di Malinau dalam kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Dinas Perhubungan se-Kaltara, Jumat (24/02) lalu.

Selain MAF, penerbangan pun dilayani juga oleh Susi Air, yaitu untuk subsidi yang diberikan oleh Pemprov Kaltara dengan alokasi sebesar Rp 8,5 miliar. Dimulai pasca penandatanganan kontrak pada 27 Februari lalu.

Selain melayani penerbangan masyarakat perbatasan Nunukan. Selain subsidi dari Pemprov Kaltara, ada juga subsidi dari pemerintah pusat sebesar Rp 29 miliar yang sedang daam proses lelang.

Subsidi penerbangan dari Pemkab Malinau untuk tahun ini dialokasikan sebesar Rp 7,5 miliar. Alokasi subsidi penerbangan tahun ini berkurang dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut karena pemerintah daerah harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang secara keseluruhan mengalami penurunan.(wh/Koran Kaltara)

Baca Juga

Berita Utama Index

Surplus Daya 2000 KW, PLN Jaring Pelanggan Baru

Surplus Daya 2000 KW, PLN Jaring Pelanggan Baru

Selasa, 19 September 2017

MALINAU — Sebanyak 200 calon pelanggan PLN tahun ini ditargetkan dapat dialiri listrik. Kepala PLN Malinau Ady Fatur Muad memastikan, pihaknya dapat mengalirkan listrik pada warga yang sudah tercatat dalam daftar tunggu ini dalam 4 bulan ke depan.

Berita Foto Index

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya