img
img

Info Nasional

Jum'at, 10 Februari 2017 | Oleh: HMS04

Presiden : Media Mainstream Harus Mampu Jernihkan Isu Negatif Di Media Sosial

Presiden : Media Mainstream Harus Mampu Jernihkan Isu Negatif Di Media Sosial

Ambon, InfoPublik - Presiden Joko Widodo mengatakan saat ini jagad media menghadapi tantangan besar, karena adanya media sosial yang kadang menyebarkan berita tidak benar serta berisikan konten untuk menebar kebencian.

Media mainstream (arus utama) harus mampu menjernihkan isus-isu negatif yang berkembang di media sosial. "Media sosial itu unggul karena kecepatan, media arus utama unggul karena akurasi dan kedalaman materi, karenanya media mainstream harus menjernihkan isu negatif di media sosial," kata Presiden Jokowi dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional, Kamis (9/2), di Kota Ambon, Provinsi Maluku.

Presiden menambahkan, kehadiran media sosial yang memungkinkan tiap orang untuk membuat dan menyebarkan berita memang menjadi tantangan  tersendiri. Banyak sekali konten edukasi yang bisa kita dapatkan melalui media sosial, tapi tidak sedikit pula berita-berita bohong (hoax) yang bebas beredar di dalamnya.

Peredaran berita hoax yang belakangan ini menjadi fenomena tersendiri tak hanya terjadi di Indonesia saja, melainkan juga terjadi di seluruh dunia. Inilah era keterbukaan yang mau tidak mau harus kita hadapi.

Namun, Presiden Joko Widodo meyakini bahwa ke depan masyarakat kita akan semakin cerdas dalam menyikapinya. "Saya mempunyai keyakinan bahwa ini nantinya justru akan semakin mendewasakan kita, akan mematangkan kita, akan menjadikan kita tahan uji. Jadi tidak perlu banyak keluhan kalau mendengar hal-hal yang ada di media sosial, karena ini fenomena semua negara," ujarnya.

Menurut Presiden, media sosial itu sendiri seperti sedang menemukan momentumnya. Banyak kalangan masyarakat yang kini menggandrungi jenis media tersebut. Tak hanya masyarakat biasa, tapi juga kalangan pemerintahan turut menggunakannya.

Oleh karena hal itu, terjadi kecenderungan di seluruh dunia di mana media arus utama yang tidak mampu beradaptasi akan mulai berguguran.

"Saya yakin meskipun digempur media sosial, media arus utama tidak akan hilang. Keduanya akan sama-sama eksis. Media sosial unggul karena kecepatan, karena nilai aktualitas. Sementara media arus utama menonjol karena akurasi dan kedalaman materinya," ujar Presiden.

Sumber data : http://infopublik.id/read/188706/presiden-media-mainstream-harus-mampu-jernihkan-isu-negatif-di-media-sosial.html

Baca Juga

Berita Utama Index

Bupati Kaget Pusat Pemerintahan Jadi Pusat Olahraga Masyarakat

Bupati Kaget Pusat Pemerintahan Jadi Pusat Olahraga Masyarakat

Kamis, 23 Maret 2017

MALINAU-Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi mengajak sejumlah pejabat yang ada di Kabupaten Malinau baik kepala pejabat Forum Koordinasi pimpinan daerah (FKPD), anggota DPRD Malinau  maupun kepala SKPD untuk berolah raga bersama di lingkungan kantor

Berita Foto Index

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya
[WIDGET KOMINFO] 21 Mar 2017 12:01 - ARTIKEL GPR - 5 Pilar Kurangi Penyakit Berbasis Lingkungan | 20 Mar 2017 13:59 - ARTIKEL GPR - SNI AWARD 2017: Penghargaan Tertinggi dari Pemerintah RI untuk Penerap SNI | 17 Mar 2017 08:35 - ARTIKEL GPR - Waspada Investasi Ilegal Berkedok Investasi | 15 Mar 2017 17:53 - ARTIKEL GPR - Wakil Presiden Pimpin Rapat Asian Games 2018 di Kemenpora | 14 Mar 2017 14:43 - ARTIKEL GPR - Bantuan Premi Asuransi Nelayan