img
img

Wisata & Budaya

Rabu, 18 Januari 2017 | Oleh: HMS04

200 Species Telah Dipelajari Dan Diteliti Oleh Mahasiswa University of Exeter

200 Species Telah Dipelajari Dan Diteliti Oleh Mahasiswa University of Exeter

MALINAU-Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, sebanyak 48 mahasiswa dari University of Exeter, melakukan kunjungan ke hutan adat tana ulen, Desa Wisata Setulang, Kecamatan Malinau Selatan Hilir. Rombongan mahasiswa asal Negara Inggris ini juga ada mahasiswa Indonesia yang berasal dari Universitas Borneo Tarakan (UBT) dan ada juga yang berasal dari Universitas Tanjung Pura dengan total sebanyak 13 mahasiswa.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Malinau Drs Padan Impung SPd melaporkan bahwa ini adalah kedatangan mahasiswa dari University of  Exeter yang ketiga kalinya dengan jumlah yang lebih besar dari rombongan sebelumnya. Selama berada di desa Setulang rombongan menempati home stay  yang sudah disediakan oleh masyarakat dan melakukan penelitian ilmiah di hutan tana ulen selama beberapa hari. Adapun penelitian yang mereka lakukan adalah meneliti tumbuh-tumbuhan dan binatang-binatang yang ada di hutan tana ulen.

Pemerintah daerah Malinau menyambut baik penelitian ini karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahui kekayaan alam yang dimiliki ditanah sendiri. “Untuk itu kami minta dikirimkan hasil dari penelitian ini agar dapat kami informasikan kepada masyarakat Malinau,” ucap Padan Impung yang sudah dilantik sebagai Asisten I Pemerintahan dan Kesra beberapa waktu lalu pada acara Pelepasan Mahasiswa University of Exeter di Balai Adat desa wisata Setulang Kecamatan Malinau Selatan Hilir, Senin malam (17/01).

Ketua rombongan penelitian Mr Frank mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah Malinau dan masyarakat desa Setulang yang sudah mengizinkan mereka untuk mempelajari tentang tumbuh-tumbuhan dan binatang yang ada di hutan tana ulen, desa wisata Setulang Kecamatan Malinau Selatan Hilir. Tak lupa juga Mr Frank mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sudah mengizinkan mereka masuk dan belajar di Indonesia khususnya di desa wisata Setulang.

This is one of the best places on earth to learn about animal and concervation (Ini adalah salah satu tempat terbaik di dunia untuk belajar tentang binatang dan konservasi),”ucapnya.

Menurut Mr Frank hutan tana ulen merupakan tempat yang unik dan menarik karena di tempat tersebut mereka dapat mempelajari tentang banyak hal. Ada sekitar 200 jenis binatang dan tumbuh-tumbuhan yang telah mereka pelajari di hutan tana ulen. Contohnya ikan yang ada di tana ulen yang beragam dan berbagai jenisnya, tidak seperti di tempat mereka yang hanya ada beberapa jenis dan bisa dihitung dengan jari. Ada juga burung, laba-laba, kelelawar, reptil dan banyak jenis binatang yang sudah dipelajari dan tidak diduga ada di hutan tana ulen.

Hal inilah yang membuat hutan tana ulen menjadi istimewa karena keanekaragaman yang ada dan bagaimana mereka mempelajari mengkonservasi atau menjaga keutuhan hutan tana ulen.

Keramahan penduduk juga dirasakan rombongan baik pada waktu mengantar maupun pada saat berada di hutan tana ulen sehingga keakraban dapat terjalin dengan baik. Hal ini penting karena jika ingin mengetahui banyak hal tentang suatu tempat yang ingin diteliti atau dipelajari maka kita juga harus mengerti, memahami dan menyatu dengan penduduk setempat bahwa betapa bernilainya tempat tersebut bagi mereka.(HMS04)

Baca Juga

Berita Utama Index

Tingkatkan Harmonisasi, Pererat Tali Silaturahmi

Tingkatkan Harmonisasi, Pererat Tali Silaturahmi

Rabu, 28 Juni 2017

PROKAL.CO, MALINAU-Bupati Dr Yansen TP MSi mengaku bersyukur kepada Tuhan yang maha kuasa umat muslim di Kabupaten Malinau dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik dan perjalanan ibadah puasa tahun ini berjalan dengan tertib dan lancar.  Hal ini

Berita Foto Index

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya