img
img

Wisata & Budaya

Rabu, 18 Januari 2017 | Oleh: HMS04

Mahasiswa University of Exeter England Diharapkan Untuk Menjadi Duta Malinau

Mahasiswa University of Exeter England Diharapkan Untuk Menjadi Duta Malinau Teks Foto : Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi dan rombongan berfoto bersama para mahasiswa dari University of Exeter England yang telah melakukan penelitian di hutan tana ulen Desa Wisata Setulang Kecamatan Malinau Selatan Hilir. (Foto : hms04)

MALINAU-Pelepasan mahasiswa University of Exeter England dilaksanakan di Balai Adat Desa Wisata Setulang Kecamatan Malinau Selatan Hilir, Senin malam (17/01). Hadir dalam acara ini Forkopimda, Sekretaris Daerah Malinau, SKPD dan camat-camat.

Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi dalam sambutannya mengatakan bahwa ia dan rombongan hadir  karena bangga, senang dan menghargai rombongan mahasiswa dari University of Exeter yang datang ke desa wisata Setulang Kecamatan Malinau Selatan Hilir untuk mempelajari berbagai hal tentang tumbuhan dan binatang yang ada di hutan tana ulen Setulang.

Mengapa harus bangga dan senang ? Pertama, Malinau merupakan kabupaten konservasi. Tidak mudah untuk menetapkan suatu daerah menjadi daerah konservasi karena harus mengambil resiko untuk menjaga hutan dan kekayaan alam lainnya yang masih alami. Hutan banyak memberi manfaat bagi manusia diantaranya karbondioksida dan ilmu pengetahuannya. Salah satu bukti manfaatnya juga adalah kedatangan mahasiswa dari University of Exeter England yang datang khusus untuk belajar tentang keunikan dan misteri apa yang ada di hutan tana ulen Setulang.

Kedua, bupati Yansen tidak meminta imbalan berupa materi apapun. Tetapi meminta kepada rombongan untuk membantu menyebarkan informasi ke seluruh dunia dimanapun berada tentang misteri dan keunikan Malinau. Dengan cara tersebut diharapkan Malinau dan masyarakatnya dapat dikenal luas.

“Saya harapkan para mahasiswa University of Exeter bisa menjadi duta untuk kabupaten Malinau. Siap ?,” ujarnya yang disambut dengan jawaban yang sama dari rombongan mahasiswa tersebut.

Selain menjadi kabupaten konservasi, kabupaten Malinau juga berkomitmen menjadi kabupaten pariwisata dengan memanfaatkan kekuatan konservasi itu sendiri. Di Malinau sudah ada 4 desa wisata yang sudah ditetapkan yaitu desa Setulang dengan hutan tana ulen dan pohon besarnya, desa Pulau Sapi dengan komunitas dan komoditinya, desa Apau Ping dan desa Long Alango dengan hutan dan banteng-banteng liarnya. Di Desa Apau Ping dan long Alango juga ada instalasi riset dunia yaitu yayasan World Wide Fund for Nature (WWF). Selain itu, kabupaten Malinau mempunyai tempat wisata Air Terjun Air Panas Semolon yang terletak di desa Paking dusun Rajuk Kecamatan Mentarang.

Informasi yang diperoleh bupati, kurang lebih 200 species telah diteliti dan dipelajari oleh mahasiswa University of Exeter selama berada di hutan tana ulen. “Masih banyak lagi species yang ada di Malinau ini yang belum diteliti,” ucap bupati.

Bupati Yansen juga menyampaikan kepada masyarakat yang ada di desa Setulang agar ke depan dapat lebih mempersiapkan yang terbaik dan hal-hal yang dibutuhkan dalam menyambut kunjungan-kunjungan wisata seperti ini. Apa yang dulu pernah diceritakan bahwa akan banyak orang datang ke Setulang telah terbukti dan bukan cuma mimpi. Terlebih, desa Setulang telah terkenal dengan salah satu pemain sampe’ (alat musik dayak, red) yaitu Uyau Moris yang sudah keliling dunia untuk memperkenalkan budaya dayak.

Terakhir bupati meminta agar hasil penelitian dapat dikirimkan kepada pemerintah daerah kabupaten Malinau agar dapat mempersiapkan bahan promosi daerah Malinau lebih baik lagi.

Acara ini juga diisi dengan tari-tarian daerah dari desa wisata Setulang dan desa wisata Pulau sapi. Diakhir acara bupati dan rombongan berbaur dengan masyarakat dan mahasiswa University of Exeter untuk menari bersama sebagai tanda sukacita dan terjalinnya keakraban antara dua negara, Inggris dan Indonesia.(HMS04)

Baca Juga

Berita Utama Index

Perkenalkan Budaya dan Wisata di Malinau

Perkenalkan Budaya dan Wisata di Malinau

Selasa, 25 April 2017

PROKAL.CO, MALINAU – Sehari setelah tiba di Kabupaten Malinau, peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XXXVI Tahun 2017 Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) langsung melakukan beberapa aktivitas. Salah satunya menghadiri

Berita Foto Index

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya