img
img

Pemerintahan

Senin, 13 November 2017 | Oleh: HMS04

Pemuda Jangan Meninggalkan Sejarah

Pemuda Jangan Meninggalkan Sejarah JANGAN TINGGALKAN SEJARAH: Wabup saat menjadi irup saat meninggal mimbar utama upacara peringatan hari Pahlawan 10 Nopember 2017.(FOTO WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU-Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah SPd MSi menegaskan, dengan peringatan hari pahlawan 10 November 2017 diharapkan semua dapat mengingat kembali sejarah bangsa Indonesia.  Menurutnya, perjuangan kemerdekaan itu tidak hanya berhenti pada 17 Agustus 1945 saja. Hal itu yang harus diingatkan kepada semua generasi muda Indonesia  khususnya di Kabupaten Malinau. “Sebab, pembangunan yang dirasakan sekarang ini juga bagian dari harga dari pejuang generasi masa lalu,” ungkap Wabup kepada media ini usai mimpin upacara peringatan hari pahlawan 10 Nopember 2017 kemarin.

 “Sejarah itu adalah bagian dari hidup bangsa dan tidak hanya bangsa. Kitapun juga kalau diri kita mau tahu tentang kita, kita harus membuka sejarah kehidupan kita,” ungkap Wabup.

Wabup kembali menekankan, fakta –fakta sejarah tidak boleh disembunyikan agar generasi ke depan mengetahuinya. Jangan sampai generasi atau sejarah yang sampai ke generasi selanjutnya itu dilupakan begitu saja. Tetapi jika ada buku-buku sejarah yang dilupakan atau ditarik karena tidak sesuai dengan fakta di lapangan, menurut Wabup boleh saja dilakukan agar generasi ke depan itu punya referensi dan pegangan untuk membangun generasi selanjutnya. “Banyak generasi tidak paham sejarah. Jangankan paham sejarah nasional, sejarah daerahnya mungkin saja tidak tahu atau sejarah keluarganya pun tidak tahu. Inilah yang kita harapkan jangan meninggalkan sejarah,” ungkap Wabup Topan Amrullah.

Dikatakan Wabup, meninggalkan sejarah sulit untuk membangun ke depannya karena ini menjadi pondansi untuk membangun bangsa dan negeri. “Jika tidak kuat sejarah, jangan salahkan perkembangan ke depan. Apalagi sekarang generasi muda milenial Z, tetapi masih banyak generasi muda X  yang masih bertahan tidak ingin memberikan estafet pembangunan negeri pada generasi Z,” imbuhnya.

“Contoh lagi,  di Kementerian Pemuda Dan Olahraga itu yang duduk disitu harusnya anak muda, karena mereka yang paham kondisi pemuda saat ini. Seperti kalau di KNPI atau KONI tidak menafikkan generasi tua atau X dan bebibummers itu generasi Z harus ada di dalamnya,”  tambahnya lagi.

Ditegaskan Wabup, dalam mewujudkan untuk membangun ada beberapa hal harus dipegang teguh. Yakni, negeri ini dibangun berdasarkan berbagai macam ras, suku dan golongan. Kembali kepada sejarah, bahwa generasi  muda 1928 misalnya di kalangan Islam, kalangan Indonesia Timur menyatu menghilangkan ego sektoral agamanya dan sukunya. Dengan begitu baru bsia membangun  generasi  dengan baik. Tapi, kata Wabup, kalau masih ada ego agama dan lainnya itu sangat dimungkinkan tidak dapat terwujud. Kedua, kata Wabup, tidak memunafikkan bahwa perbedaan itu ada dan memang Tuhan menciptakan manusia itu berbeda seperti dijelaskan dalam kitab suci agama Islam itu bahwa jelas dijalaskan Allah menciptakan manusia berjenis laki dan perempuan serta sudah berbeda-beda berlainan bangsa , ada bangsa yang berkulit warna merah , dan orang berkuit hitam. “Intinya, semua itu agar saling mengenal satu salam lain. Sama dengan Indonesia, kita 17.000 pulau dan lebih 700 suku. Jika semua memegang ego masing-masing, sudah dipastikan untuk membangun itu sangat sulit karena ada unsur perbedaanya, sama seperti di Malinau ada 10 etnis besar dan sejumlah paguyuban lainnya dari luar Malinau. “Kalau kita masih menggunakan ego sektoral etnis, jadi konflik. Kalau sudah konflik, kita tidak bisa membangun negeri ini harus bergotong royong dan meninggalkan atribut, atribut itu agama, suku maupun partai. Semua harus menyatu dalam perbedaan kita untuk membangun negeri,” tukasnya.(ida/puu)

Baca Juga

Lima Desa Dapat Penghargaan Kamis, 23 November 2017

Lima Desa Dapat Penghargaan

Keputusan Tetap Pada Gubernur Kamis, 23 November 2017

Keputusan Tetap Pada Gubernur

Berita Utama Index

Bupati Lantik 28 Kepala Desa

Bupati Lantik 28 Kepala Desa

Kamis, 23 November 2017

PROKAL.CO, MALINAU - Pelantikan dan pengambilan sumpah janji kepala desa (Kades) terpilih periode 2017-2023 oleh Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi  di ruang Tebengang, lantai 2, Kantor Bupati, Jalan Pusat Pemerintahan, Tanjung Belimbing, Selasa (21/11)

Berita Foto Index

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya