img
img

Wisata & Budaya

Kamis, 19 Oktober 2017 | Oleh: HMS04

Tari Lalatip Harus Dilestarikan

Tari Lalatip Harus Dilestarikan Masyarakat suku dayak tahol di Malinau.

MALINAU - Lolosnya Tari Lalatip sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kaltara, khususnya daerah tempat tarian tersebut dilestarikan oleh para ahli warisnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malinau Ajang Kahang mengungkapkan, bahwa tari lalatip merupakan salah satu bentuk seni tari milik masyarakat dayak tahol.
“Yang sampai saat ini, tari lalatip masih dilestarikan dan menjadi salah satu ragam budaya nasional. Dan, juga menjadi salah satu WTTB di Indonesia,” ungkapnya, Rabu (18/10).
Menurut dia, di Kalimantan Utara, tarian lalatip berkembang di sejumlah tempat yang menjadi daerah tempat tinggal masyarakat dayak tahol.
“Misalnya di Kecamatan Lumbis, Nunukan dan Malinau. Di Malinau, terdapat di beberapa desa yaitu, Salap, Putat, dan Seruyung Kecamatan Malinau Utara,” ungkapnya.
Ia mengatakan tarian lalatip dilestarikan dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
“Sanggar-sanggar seni, sekolah sangat berperan dalam upaya pelestarian kesenian ini. Terutama sanggar-sanggar semi komunitas yang selama ini intensif dalam mengembangkan seni budaya,” paparnya. (wh/Koran Kaltara)

Baca Juga

Lima Desa Dapat Penghargaan Kamis, 23 November 2017

Lima Desa Dapat Penghargaan

Keputusan Tetap Pada Gubernur Kamis, 23 November 2017

Keputusan Tetap Pada Gubernur

Berita Utama Index

Bupati Lantik 28 Kepala Desa

Bupati Lantik 28 Kepala Desa

Kamis, 23 November 2017

PROKAL.CO, MALINAU - Pelantikan dan pengambilan sumpah janji kepala desa (Kades) terpilih periode 2017-2023 oleh Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi  di ruang Tebengang, lantai 2, Kantor Bupati, Jalan Pusat Pemerintahan, Tanjung Belimbing, Selasa (21/11)

Berita Foto Index

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya