img
img

Pemerintahan

Rabu, 27 September 2017 | Oleh: HMS04

Pusat Jangan Malu Belajar ke Malinau

Pusat Jangan Malu Belajar ke Malinau JADI NARASUMBER : Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si bersama Mendagri Tjahjo Kumolo, SH. Prof. Dr. Ryaas Rasyid dan narasumber lainnya saat menyampaikan materi di hadapan anggota DPR-RI dan mahasiswa/I beberapa perguruan tinggi di Jakarta. Tampak juga Bupati Malinau Yansen TP bersama Ketua Faraksi Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono di Gedung DPR-RI, Senin (25/9). ISTIMEWA

PROKAL.CO, JAKARTA - Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si kembali didaulat menjadi narasumber utama pada kegiatan Seminar Nasional Pembangunan perbatasan sebagai beranda depan NKRI, yang dilaksanakan di DPR RI, Jakarta, Senin (25/9). Hadir pada acara tersebut sekaligus juga bertindak sebagai narasumber adalah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, S.H, pakar otonomi daerah Prof. Dr. Ryaas Rasyid dan Erma Suryani, S.H anggota Komisi III Fraksi Demokrat DPR-RI.

Selain menghadirkan keempat tokoh utama dalam acara tersebut, Seminar Nasional yang dibuka langsung oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, juga dipadati oleh anggota komisi III DPR-RI serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta.

Kegiatan pelaksanaan seminar nasional ini membicarakan perihal pembangunan perbatasan Sebagai beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mendudukkan model Gerakan Desa Membangun (Gerdema) sebagai model pembangunan daerah yang dinilai berhasil serta mampu mengubah perbatasan menjadi 'wajah negeri' yang sebenarnya. Seperti yang diungkapkan oleh Prof. Ryaas Rasyid, sebagai pakar otonomi daerah, bahwa model Gerdema dapat dijadikan role model pembangunan di Indonesia.

"Jakarta (pemerintah pusat) jangan segan dan malu untuk belajar ke Malinau bagaimana membangun desa sebenarnya. Tidak perlu lagi mencari model lain. Cukup adopsi dan lakukan penyesuaian seperlunya agar dapat juga diterapkan di daerah lain di Indonesia" ungkap Prof Ryaas yang merupakan mantan menteri di era kepemimpinan Presiden RI Abdurrahman Wahid ini.

Sebelumnya, mengawali penyampaian tentang arah kebijakan pembangunan wilayah perbatasan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan kekaguman dan memuji bagaimana konsep Gerdema mampu merubah kondisi Malinau yang sebelumnya tertinggal menjadi daerah yang pesat perkembangannya. "Saya sudah beberapa kali ke wilayah Malinau, dan sudah terlihat bagaimana wajah perbatasan Indonesia di Malinau semakin membaik" Ujar Tjahjo Kumolo.

Sementara itu, dalam paparanya, Bupati Yansen TP mengungkapkan bagaimana kondisi awal Kabupaten Malinau yang masih dikategorikan sebagai daerah tertinggal, terpencil dan terbelakang. Namun, dengan menjalankan kebijakan dan melaksanakan program pembangunan dengan model Gerdema, secara signifikan merubah kondisi Malinau semakin membaik hingga tidak lagi dianggap sebagai daerah yang tertinggal.

“Walaupun Malinau dapat dikatakan sebagai daerah yang terus mengalami kemajuan, namun masih banyak hal yang prioritas dan sangat mendesak untuk dikerjakan, terutama membangun jalan dalam rangka membuka akses ke berbagai wilayah kecamatan dan desa di Kabupaten Malinau. Dan kegiatan Gerdema yang sebelumnya diarahkan ke desa, saat ini lebih dipertajam dan difokuskan ke RT (rukun tetangga), sebagai upaya agar gerak pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan mereka terlibat di dalamnya” Ujar Bupati Malinau dua periode ini menjelaskan.

Untuk diketahui, penyelenggaraan seminar nasional ini juga menghasilkan rekomendasi awal kepada para elit politik dan eksekutif untuk mewujudkan peraturan dalam bentuk undang-undang yang secara khusus mengatur perihal kebijakan pengelolaan kawasan perbatasan, menaikan peran Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan juga lembaga di daerah yang tidak hanya bertindak koordinatif namun juga memiliki fungsi eksekusi, karena memang kawasan perbatasan Indonesia dengan negara lain sangat luas dan membutuhkan pengelolaan yang benar-benar ekstra, tidak hanya mencakup pembangunan infrasturktur namun juga pembangunan sumber daya manusia yang ada di perbatasan. (fiter_diskominfo/ags/puu)

Baca Juga

Berita Utama Index

Aco Lundayeh Siap Dilaksanakan !

Aco Lundayeh Siap Dilaksanakan !

Kamis, 28 Juni 2018

Malinau-Perhelatan Aco Lundayeh tinggal menghitung hari. Acara yang menampilkan seni budaya ini akan dihadiri etnis Lundayeh sedunia yang dilaksanakan bulan Juli nanti. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persekutuan Dayak Lundayeh (PDL) Dr. Yansen

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya