img
img

Pemerintahan

Selasa, 22 Agustus 2017 | Oleh: HMS04

Bulan Bakti Berjalan Baik, tapi Belum Maksimal

Bulan Bakti Berjalan Baik, tapi Belum Maksimal BERI ARAHAN : Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si saat memberi arahan pada Rapat Intimung yang dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD), fungsional pembangunan dan perangkat pemerintah kecamatan, desa serta lembaga dan PKK desa di Ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau, Senin (21/8). AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Untuk mengevaluasi pelaksanaan Bulan Bakti RT Bersih Tahun 2107 dan memaksimalkan program RT Bersih, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengadakan Rapat Intimung bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), fungsional pembangunan dan perangkat pemerintah kecamatan, desa serta lembaga dan PKK desa di Ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau, Senin (21/8).

Saat diwawancarai usai Rapat Intimung, Bupati Yansen TP menjelaskan bahwa Bulan Bakti RT Bersih sebenarnya merupakan media untuk menyampaikan informasi tentang bagaimana mewujudkan pembangunan di Malinau dan juga menjadi media untuk membentuk masyarakat.

“Jadi momentum sesungguhnya pada Bulan Bakti RT Bersih itu membentuk perilaku dan kepribadian masyarakat Malinau yang berwujudkan rapi, tertib, bersih, sehat, indah dan harmonis sebagai model kehidupan masyarakat Malinau untuk mencapai apa yang kita namakan maju dan sejahtera,” ujarnya di ruang kerjanya.

Ditegaskanya, konsepsi bulan bakti sudah jelas, yaitu bagaimana semua OPD melakukan apresiasi-apresiasi dari tugas-tugasnya ke tengah-tengah masyarakat dalam bentuk menyosialisasikan, membentuk dan membina yang juga pada akhirnya bekerja juga.

Tapi, lanjutnya, pengertian bekerja dalam bulan bakti itu bukan mencapai bersihnya, tapi bagaimana selama sebulan itu membentuk perilaku masyarakat  bagaimana mewujudkan bersih dengan pola-pola atau strategi untuk menjadi bersih. “Nah ini yang ingin kita wujudkan di Malinau,” katanya.

Oleh sebab itu, dirinya menilai, ada faktor positif dan negatifnya. Untuk positifnya, ia apresiasi terhadap capaian-capaian OPD selama bulan bakti. Menurutnya, perhatian dari OPD sudah maksimal di bulan bakti. Namun, hanya mungkin bobotnya yang masih kurang. Karena, bobot yang mencerminkan seperti apa sistem dan strategi serta bentuk-bentuk yang OPD kerjakan di lapangan.

“Itu yang mungkin perlu yang dikoreksi lagi. Karena kita kan mau mencapai perilaku yang rapi, tertib, bersih, sehat, indah dan harmonis itu intinya kan masyarakat menyadari sepenuhnya bahwa untuk menciptakan rapi, tertib, bersih, sehat, indah dan harmonis itu seperti apa. Tetapi yang kita perhatikan masih belum maksimal,” ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya lagi, dalam Bulan Bakti RT Bersih itu pihaknya mau partisipasi semua pihak lebih tinggi. Karena, menurutnya lagi, kesadaran membangun itu bukan mempunya waktu tertentu seperti satu bulan, dua bulan atau satu tahun kerja. Tapi perilaku hidup mencerminkan membangun. Sebab, membangun berarti mengubah satu keadaan dari kurang menjadi baik.

“Perilaku untuk mengubah dari kurang baik menjadi baik ini yang kita bentuk. Begitu dia menjadikan pola atau budaya hidupnya maka terciptalah perubahan yang baik itu. Nah ini yang mau kita jadikan di Malinau. Oleh sebab itu, saya berharap kesadaran kita bahwa bukan siapa yang membangun, tapi semuanya. Tidak ada lagi ceritanya orang hanya menonton,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan Bulan Bakti RT Bersih Tahun 2017, kta dia, telah berjalan dengan baik, hasil positif sudah dilihat dan disaksikan bersama dan sudah muncul kerjasama OPD dan desa. Namun, ia juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki atau diubah menjadi lebih baik ke depan. Karena konsep RT Bersih belum sepenuhnya dipahami, kesadaran dan partisipasi maysrakat belum maksimal serta masih banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam keraja bakti, padahal yang ia maksud adalah ASN bertugas mendorong masyarakat dalam pelaksanaan RT Bersih.

“Penilaian saya (pelaksanaan bulan bakti). Sudah ada, sudah masuk koridor, tapi belum maksimal,” akunya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada ASN, kepala desa, ketua RT, lembaga desa dan PKK serta seluruh masyarakat untuk sama-sama berkomitmen mewujudkan perilaku dan kepribadian masyarakat. Terutama kepada OPD, bupati menginstruksikan agar usai bulan bakti terus melakukan pendampingan kepada desa dan RT. (ags/puu)

Baca Juga

Berita Utama Index

Fokuskan Perjalanan Ibadah Pada Iman Kita

Fokuskan Perjalanan Ibadah Pada Iman Kita

Kamis, 19 April 2018

Malinau-, Bupati Malinau DR. Yansen TP, M.Si memberikan arahan kepada Tim perjalanan ibadah ke Yerusalem di Ruang Intulun, Selasa (17/4).Dalam arahannya bupati Yansen menggaris bawahi bahwa perjalanan ibadah ke Yerusalem ini adalah sebagai salah satu

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya
[WIDGET KOMINFO] 20 Apr 2018 13:22 - ARTIKEL GPR - Program PTSL Pastikan Penyelesaian Sertifikasi Lahan Akan Sesuai Target | 18 Apr 2018 17:16 - ARTIKEL GPR - Pemerintah Revisi Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018 | 11 Apr 2018 17:54 - ARTIKEL GPR - Membidik Prestasi Melalui Partisipasi | 11 Apr 2018 14:00 - ARTIKEL GPR - Industri Patin Indonesia Rebut Pasar Global | 05 Apr 2018 11:20 - ARTIKEL GPR - Strategi Baru Pemerintah Datangkan 17 Juta Wisman dan 275 Juta Wisnus di Tahun 2018