img
img

Info Kaltara

Kamis, 12 Mei 2016 | Oleh: hms07

Gubernur akan Koordinasikan ke Jajaran Pemda Terkait Percepatan Realisasi Anggaran

Gubernur akan Koordinasikan ke Jajaran Pemda Terkait Percepatan Realisasi Anggaran Gubernur Kaltara usai hadiri penutupan Musrenbangnas 2016 di Istana Negara Jakarta (11/5)

Tanjung Selor - Sedikitnya, terdapat tiga hal yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo kepada seluruh Gubernur yang hadir pada acara Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2016, di Istana Negara, Rabu (15/5). Gubernur Kalimantan Utara, Dr H Irianto Lambrie mengatakan tiga hal tersebut menjadi instruksi presiden yang harus segera dijalankan, karena akan berdampak positif untuk pembangunan daerah, khususnya Kaltara. Dari tiga Hal tersebut salah satunya, perlunya percepatan penyerapan realisasi anggaran daerah. Gubernur mengatakan, akan mengkoordinasikan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, agar daya serap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya.

"Jadi uang itu jangan disimpan di bank, sehingga perlu ada percepatan realisasi pelaksanaan kegiatan anggaran di daerah," ujar Irianto.

Hal selanjutnya yakni, adanya perbaikan perencanaan pembangunan dan harus difokuskan programnya. Sebab kebijakan anggaran saat ini mengikuti program (money follow program) tidak lagi mengikuti fungsi (money follow function). Karena itu, tidak heran jika ada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang hanya mendapat operasional.

"Karena fungsinya belum diperlukan untuk mencapai skala prioritas. Sehingga kebijakan anggaran akan kita sesuaikan dengan prioritas yang berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi rakyat di daerah," jelas Irianto.

Selain itu, Gubernur menjelaskan, kebijakan anggaran mengikuti program (money follow program) akan bermuara pada terjadinya efisiensi anggaran. Artinya, anggaran yang misalnya, perjalanan dinas maupun hibah perlu dilakukan penertiban.Sebab, sebagai provinsi baru, Kaltara membutuhkan belanja modal produktif misalnya pembangunan infrastruktur. "Misalnya membangun jalan, untuk kepentingan pelayananan publik, serta pendidikan dan kesehatan," jelasnya.

Yang kertiga, adalah mewujudkan ciri khas sebuah daerah. Menurut Irianto, Kaltara sedang dalam tahap membentuk itu. Letak geografisnya yang berada di perbatasan, menjadikan daerah yang baru berusia 3 tahun ini patut dijuluki provonsi perbatasan.

Selain itu, pemprov Kaltara juga akan memanfaatkan potensi alam yang ada. Salah satunya dengan membangun pembangkit listrik yang besar. Sehingga branding Kaltara tidak hanya sebagai provinsi perbatasan, tetapi juga pusat listrik.

"Kita akan fokus kesana, selain itu kita juga akan mengembangkan Kaltara sebagai pusat listrik tenaga air termasuk batu bara dan gas," pungkasnya. (www.kaltaraprov.go.id/hms7)

Baca Juga

Berita Utama Index

Yansen TP: Mutasi Adalah Hal yang Wajar

Yansen TP: Mutasi Adalah Hal yang Wajar

Jum'at, 25 Mei 2018

PROKAL.CO, MALINAU - Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dalam sambutan dan arahannya di acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Adminisitrator, Pejabat Pengawas, Kepala Sekolah, kepala Unit Pelaksana Teknis

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya