img
img

Info Kaltara

Rabu, 11 Mei 2016 | Oleh: HMS04

MenPAN-RB Setujui Usulan Kaltara

MenPAN-RB Setujui Usulan Kaltara

JAKARTA – Keinginan sebagian masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) untuk berkarir menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) mendapatkan angin segar. Sebab, Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memberikan pengecualian kepada provinsi termuda ini terkait dengan kebutuhan kenerimaan pegawainya.

“Menpan-RB mendukung dan setuju untuk memberikan pengecualian terhadap penerimaan pegawai di Kaltara,” ujar Gubernur Kaltara, Dr. H. Irianto Lambrie usai melakukan pertemuan dengan Menpan-RB Yuddy Chrisnandi, Senin (9/5) sore.

Bahkan, lanjut gubernur, Menpan-RB akan membantu pemprov melalui Deputinya untuk menajdikan Kaltara sebagai daerah percontohan reformasi birokrasi. “Tentu akan ada asistensi yang dialkuakn oleh Deputi dari kementrian terkait,” ungkap Irianto.

Untuk itu, gubernur meminta kepada Biro Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kaltara agar segera membuat surat usulan kuota penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk informasi pemprov Kaltara.

Menurut Irianto, surat tersebut dibuat agar usulan yang diberikan oleh pemprov Kaltara seger ditindaklanjuti. “Saya minta BKD segera membuat surat yang saya tandatangani dan diajukan ke Menpan agar segera ditindaklanjuti, “ ujarnya.

Kepala Bidang Kepegawaian dan Diklat Setda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Hamsi menjelaskan Kuota Penerimaan CPNS untuk formasi Kaltara dari 2015 sampai 5 tahun kedepan mempunyai jatah 6000 formasi dan setiap tahunnya dapat mengusulkan 1200 formasi.

Sesuai dengan analisis jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK) Hamsi mengatakan 2400 formasi yang sudah diinput ke MenPAN-RB, sehingga tinggal menunggu beberapa formasi yang diberikan oleh MenPAN-RB.

“Kalau idealnya setiap tahun 1200 formasi jadi kita bisa mengusulkan 2400 berarti formasi 2015 dan 2016 yang kita ajukan. Karena tahun sebelumnya, 1200 sudah kita input dan tahun ini 1200 lagi. Jadi totalnya 2400 karena sesuai dengan anjab yang ada, kita tinggal menunggu berapa formasi yang diberikan oleh MenPAN-RB,” jeasnya.

Disamping itu juga Hamsi menjelaskan terkait dengan formasi yang diusulkan diberikan masing-masing provinsi. Hamsi berharap moratorium tidak diberlakukan di Provinsi Kaltara.

“Setiap tahun pasti ada perubahan pegawai ada yang pensiun , ada juga yang mutasi. Makanya setiap tahun kita mengusulkan formasi yang melalui e-formasi yang ada di MenPAN-RB,” ujarnya.

Dikabarkan, MenPAN-RB akan melakukan kunjungan ke provinsi Kalimantan Utara pada kamis (19/5) pekan depan. Pemprov Kaltara sendiri telah melakukan rapat persiapan dengan Asisten Bidang Administrasi Umum, Suriansyah, Senin (9/5) lalu.

”Tiba di Ibukota Kaltara diagendakan jumat 20 Mei. Kita sedang menyiapkan kedatangan MenPAN-RB, Insya Allah akan sesuai dengan jadwal yang telah diagendakan,” ujar Suriansyah.

Selain melakukan peninjauan, menurut Suriansyah, MenPAN-RB juga akan ingin mengetahui Provinsi Kaltara dan juga akan mengecek standar pelayanan dan jenis pelayanan yang diterapkan.

“Apakah sudah memenuhi standar pelayanan apa belum termasuk jenis pelayanannya,” ujarnya. (humprov)

 

Baca Juga

Berita Utama Index

Kades Harus Senyum Dan Semangat !

Kades Harus Senyum Dan Semangat !

Rabu, 21 Februari 2018

Malinau-Aparat Pemerintahan Desa merupakan perwakilan pemerintah daerah guna untuk menjembatani dan memperpendek rentang kendali pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintah termasuk dalam pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya