img
img

Info Kaltara

Kamis, 21 April 2016 | Oleh: HMS04

Waduh..!! Jembatan Bulungan-Tarakan Tak Jadi Dibangun?

Waduh..!! Jembatan Bulungan-Tarakan Tak Jadi Dibangun? TAK VISIBLE? : Pulau Sadau yang bersisian dengan Pulau Tarakan bakal dilewati jembatan Bulan. Sayangnya rencana pembangunan Jembatan Bulan ini diminta ditinjau.

TANJUNG SELOR - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), melalui Deputi Menteri PPN Bidang Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan Dr Ir Roni Dwi Susanto MSi menyebut, beberapa rencana pembangunan di Kalimantan Utara (Kaltara) harus melalui beberapa kajian. Seperti halnya pelabuhan di Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur.

“Pertama harus berkordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Menhub) dalam rencana induk pelabuhannya sudah ada belum. Jadi rencana induk ini sebagai dasar untuk melaksanakan pembangunan pelabuhan ya itu,” ujarnya kepada Kaltara Pos.

Dijelaskan Roni, pemprov harus mengecek apakah ada proyek kementerian yang masuk ke wilayah tersebut. Jangan sampai, kata dia, terjadi hal yang belum mampu diatasi pemprov sendiri. Seperti halnya pembebasan lahan. Harus dipastikan berjalan lancar.

“Artinya kawasan itu harus klir dulu semuanya. Jadi kalau hanya prioritas provinsi itu kita cek dulu. Koordinasi dengan perhubungan arah ke sana atau tidak. Karena kita juga banyak pembangunan pelabuhan juga. Karena yang saya sampaikan tadi itu sifatnya gambaran umumnya,” paparnya.

Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 03 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, provinsi dan pemda harus mengetahui wilayah-wilayah pembangunannya. Serta pembangunan sarana penghubung seperti jembatan yang juga masih diragukan pembangunannya.

“Jembatan Bulan (Bulungan-Tarakan) itu yakin kah  itu visible kalau kita bangun. Dulu pernah dicanangkan untuk dibangun kalau yang tinggal di sini melihat itu lebih ekonomis, lebih menguntungkan, atau pilihan masyarakat bukan itu sebenarnya,” paparnya lebih jauh.

Jarak Bulungan-Tarakan yang tidak dekat, ternyata membuat Bappenas berpikir dua kali untuk menyetujuinya. Selain juga karena pembangunan Jembatan Bulan akan menghambat sektor kepentingan masyarakat yang lain.

“Kalau saya harus baca dokumennya lagi dan sebagainya. Kalau saya sendiri melihat Bulungan-Tarakan bukan jarak yang pendek. Alur laut masuk ke sungainya. Kemarin Gubernur sudah ketemu dengan kementerian untuk membicarakan apakah layak kalau dilakukan sekarang dari sisi ekonomi, dinamis, dan sosial,” bebernya.

Roni meminta pemprov agar mengkaji ulang perencanaan tersebut. Selain melihat dari sisi ekonomisnya. Siapa yang sebenarnya diuntungkan. Sedangkan akses laut untuk transportasi laut masih bisa dilalui. “Ini jangan sampai mematikan usaha penyeberangan feri atau speedboat yang ada,” imbuhnya.

Tak hanya itu, yang turut menjadi perhatian Roni yaitu rencana pembangunan Kota Baru. Yang merupakan pusat administrasi pemerintahan nantinya. “Untuk pembiayaan Kota Baru masih ada dan program dari Bappenas masih masuk. Kucuran kini sudah mulai ada anggarannya. Hanya saja kebutuhan kita banyak tetapi karena keterbatasan anggaran,” sebutnya.

“Saran untuk pembangunan Kota Baru ini, yang segera harus dibuat adalah RTRW. Norma pembangunan harus dipegang. Satu, membangun untuk manusia dan masyarakat. Kedua, membangun tidak mematikan dunia swasta. Dan ketiga, membangun itu harus menjaga ekosistem dan tidak merusak lingkungan,” tutupnya.  (*/mul)

http://kalpos.prokal.co/read/news/221-waduh-jembatan-bulungan-tarakan-tak-jadi-dibangun

Baca Juga

Berita Utama Index

PEMBUKAAN REKONSILIASI DAN BIMTEK AKUNTASI DILINGKUNGAN PEMKAB MALINAU TAHUN 2018

PEMBUKAAN REKONSILIASI DAN BIMTEK AKUNTASI DILINGKUNGAN PEMKAB MALINAU TAHUN 2018

Selasa, 04 Desember 2018

Malinau - 3 Desember 2018 Sekretaris Daerah Malinau Drs,Hendris Damus M.Si membuka Rekonsiliasi belanja dan kas per nopember serta bimtek akuntansi ( SIMDA ) terkait penyusunan LKPD bagi seluruh OPD dilingkungan pemerintah Kabupaten Malinau tahun 2018.

Berita Foto Index

Pesta Budaya 2018

Pesta Budaya 2018

Minggu, 23 September 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya