img
img

Pertanian

Kamis, 14 April 2016 | Oleh: HMS04

JUT Rp 2,4 M Dibangun di Luso

JUT Rp 2,4 M Dibangun di Luso Ilustrasi

Malinau-Jalan Usaha Tani (JUT) 2016 sudah mulai dikerjakan. Selasa (12/4) pagi, kelompok Tani Desa Luso/Tanjung Lima melakukan pembukaan jalan secara simbolis dengan alat berat, yakni dioperasikannya satu unit traktor yang disaksikan langsung Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan Giram Barshobedie BSc SE Map, Kabid Pertanian Afri ST Padan, Kepala Desa Luso Stevanus Sidung, serta utusan dari Kecamatan Malinau Utara dan sejumlah anggota kelompok tani.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Giram mengungkapkan, pembuatan akses jalan usaha tani Desa Luso ini bersumber dari anggaran pemerintah pusat dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikerjakan oleh PT Navaro Anugrah Sejahtera, dengan masa 180 hari kerja.

Nilai anggaran yakni sebanyak Rp 2,4 miliar dengan lokasi kegiatan di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara dengan kelompok tani sasaran yaitu Kelompok Tani Harapan Indah yang diketuai  Solaiman Yakub.

Jumlah anggota kelompok tani sebanyak 25 orang dengan usaha kelompok perkebunan sayur-sayuran, kako, kopi dan persawahan.

“Sumber anggaran dari DAK Pertanian 2016 ini dengan panjang jalan 2 kilo meter dan luas lahan sepanjang jalan 50 hektare,” sebutnya.

Lebih lanjut dijelaskan Giram, banyak kelompok tani yang menunggu giliran dapat jalan usaha tani ini, sementara dana pemerintahan terbatas.

“Jadi bersyukurlah kelompok tani Desa Luso dapat jalan tani ini duluan tahun ini,” imbuh mantan Kepala Satpol PP ini.

Dibangunnya jalan usaha tani ini diarapkan tidak ada masalah lagi di lapangan. Karena jika ada masalah pasti tidak akan terbangun, dan malah menambah persoalan lagi di Dinas Pertanian.

Setelah dibuka jalan tani, kelompok harus membuka lahan perkebunan dan pertanian. “Seharusnya, jalan ini dibuka sudah ada aktivitas masyarakat disepanjang lokasi. Tapi ini sebaliknya, dibangun jalan dulu karena untuk memudahkan masyarakat,” ungkapnya seraya menambahkan jangan sampai ada anggapan bahwa ini upaya kerja sama dari pemerintah khususnya pertanian di Malinau kerja sama dengan masyarakat dan desa.

Adanya jalan usaha tani ini diharapkan jangan ada pihak-pihak lain yang menggangu kelancaran pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Oleh karena itu, semua kelompok tani dipertemukan di lokasi pembangunan jalan usaha tani agar dapat mengetahui pekerjaan pembangunan jalan usaha tani.

“Pengalaman kami beberapa waktu yang lalu, pada saat jalan dibuka banyak kendala yang dihadapi,” tegas Giram.

Awalnya, pada saat jalan tani dibuka itu tidak ada masalah. Namun ketika sudah berjalan, baru ada tuntutan macam-macam yang akhirnya menghambat proses penyelesaian pembangunan jalan usaha tani.

Jadi, jika sekiranya ada masalah maka sekaranglah harus diselesaikan, mumpung belum terlanjur.

“Kami (Dinas Pertanian) hanya membangun jalan yang lahannya tidak ada masalah. Tapi ketika masalah itu muncul, maka itu akan menjadi beban kami karena pekerjaan tidak diselesaikan tepat waktu,” ungkapnya. (ida/Radar Tarakan)

Baca Juga

Berita Utama Index

Kades Harus Senyum Dan Semangat !

Kades Harus Senyum Dan Semangat !

Rabu, 21 Februari 2018

Malinau-Aparat Pemerintahan Desa merupakan perwakilan pemerintah daerah guna untuk menjembatani dan memperpendek rentang kendali pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintah termasuk dalam pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya