img
img

Info Kaltara

Rabu, 06 April 2016 | Oleh: HMS04

Alat Sudah Ada, Gubernur Instruksikan PNS Dites Narkoba

Alat Sudah Ada, Gubernur Instruksikan PNS Dites Narkoba

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengatakan, pelaksanaan tes urine segera dilakukan bagi aparatur sipil negara (ASN) alias pegawai negeri sipil (PNS). Sebab, informasi dari Dinas Kesehatan peralatan yang dibutuhkan sudah ada. Begitu pula informasi Badan Narkotika Nasional (BNN) akan membantu dari kesiapan personel.

Irianto menyatakan ASN yang positif menggunakan narkoba akan dikenai sanksi tegas berupa pemberhentian. Hal ini disampaikannya usai audiensi pertemuan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Menurut Irianto, pemerintah provinsi tidak ingin kecolongan ada aparatur yang tertangkap tangan menggunakan narkoba. Pasalnya, hal ini akan berdampak buruk bagi citra pemerintah sebagai pelayan masyarakat.

“Akan kita tindak secara tegas jika ada PNS atau pun tenaga kontrak yang menggunakan narkoba,” ujar Irianto.

Untuk mengetahui adanya keterlibatan ASN dalam penyalahgunaan narkoba, pemprov segera berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan tes urine kepada seluruh ASN di lingkungan Pemprov Kaltara.

“Kita akan berkoordinasi dengan BNN untuk melakukan tes urine. Tentu yang hasil tesnya positif pengguna narkoba akan kita tindak secara tegas,” ujar Irianto. Tidak hanya para ASN, pihaknya juga akan menggelar tes urine terhadap penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas). Untuk itu diperlukan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk Kanwil Kemenkumham, BNN, dan pemprov untuk melakukan kegiatan operasi pencegahan narkoba.

“Upaya ini akan terus kita lakukan untuk memberantas peredaran narkoba yang dapat merusak generasi muda di Kaltara,” jelas Irianto.

Yang menjadi masalah utama, Kaltara menjadi pintu masuk narkoba dapat menembus seluruh Indonesia. Irianto mengimbau agar pencegahan dapat dilakukan sesegera mungkin yang dimulai dari pintu masuk suatu kawasan. Misalnya pelabuhan, bandara dan wilayah perbatasan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menambah alat pendeteksi narkoba di bandara yang ada. Sedangkan yang kedua adalah memperkuat dari sisi kelembagaan, salah satunya dengan membentuk BNN Provinsi Kaltara yang berkedudukan di Tanjung Selor. Irianto mengatakan, perlu ada kolaborasi dari berbagai pihak agar peredaran narkoba dapat diberantas hingga akar-akarnya. (hm)(bulungan.prokal.co)

Baca Juga

Berita Utama Index

Bupati Pimpin Apel Gabungan Korpri

Bupati Pimpin Apel Gabungan Korpri

Selasa, 17 Juli 2018

Malinau – Selasa (17/7) Pemerintah Kabupaten Malinau melaksanakan apel gabungan korpri yang berlangsung di halaman kantor bupati malinau bertindak selaku Pembina apel Bupati malinau Dr. Yansen TP, M.Si dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN)

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya
[WIDGET KOMINFO] 15 Aug 2018 17:44 - ARTIKEL GPR - Jamin Kualitas Daging Kurban, Pemerintah Terapkan Standar ASUH | 14 Aug 2018 16:40 - ARTIKEL GPR - Kado Jelang Kemerdekaan untuk Puldama | 14 Aug 2018 13:49 - ARTIKEL GPR - Realisasi Investasi Triwulan II 2018 Naik 3,1 % | 13 Aug 2018 14:28 - ARTIKEL GPR - Strategi Pemajuan Kebudayaan Jadi Modal Pembangunan Nasional | 01 Aug 2018 12:10 - ARTIKEL GPR - Imunisasi MR Lindungi Anak Indonesia dari Kecacatan