img
img

Kerajinan dan Produk Unggulan

Kamis, 10 Maret 2016 | Oleh: (sumber Koran Kaltara)

Pengrajin Kewalahan Penuhi Permintaan Pasar

Pengrajin Kewalahan Penuhi Permintaan Pasar

MALINAU- Rotan menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Malinau. Tak hanya masyarakat, pihak Perusahaan Daerah (Perusda) juga turut memanfaatkan rotan menjadi bahan baku industri furniture. Meski awalnya terbatas lantaran minimnya permintaan pasar, kini industri rotan di Malinau diklaim kewalahan memenuhi permintaan pasar lantaran terbatasnya pengrajin furniture ini.

Dikatakan Maksum, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM), selama 2014 lalu pihaknya telah memberikan pelatihan pada 35 pengrajin rotan.
“Untuk tahun 2015, kita tidak ada melakukan pelatihan, maka itulah jumlah pengrajinnya terbatas. Sehingga saat permintaan pasar meningkat, barangnya belum tersedia. Apalagi proses pembuatannya tidak sebentar,” kata Maksum.
Meski permintaan pasar terhadap industri furnitur berbahan rotan semakin meningkat, namun pembelian bahan baku yang melimpah tidak dilakukan secara besar-besaran. Hal ini tak lain lantaran keterbatasan tempat penyimpanan bahan baku yang dimiliki Disperindagkop dan UKM.
“Ya sejauh ini pembelian bahan baku rotan dilakukan sesuai kebutuhan saja. Karena jika keran pembelian rotan dibuka luas, maka ketersediaan bahan baku yang melimpah itu tidak ada tempat penampungannya,” ujarnya.
Industri kerajinan furnitur rotan sendiri diakui mulai ekspansi ke wilayah luar Malinau. Dirinya pun berharap industri rotan ini nantinya mampu menyasar pasar ekspor. “Saat ini hanya wilayah Kaltim/Kaltara saja yang bisa kita jangkau. Karena itu tadi, permintaan pasar yang meningkat belum mampu kita penuhi seluruhnya. Tetapi kita juga ada target, kalau bisa sampai keluar negeri pemasaran rotan Malinau ini,” terangnya. (sumber koran kaltara)

Baca Juga

Berita Utama Index

Bupati: Malinau Punya Kekayaan Besar

Bupati: Malinau Punya Kekayaan Besar

Rabu, 09 Mei 2018

PROKAL.CO, MALINAU – Kabupaten Malinau memiliki beragam suku, agama dan latar belakang. Dengan keberagaman tersebut tentu banyak memberi warna, terutama budaya dan adat istiadat. Sehingga sangat pantas Malinau disebut daerah yang kaya. Karena,

Berita Foto Index

Mars Korpri

Mars Korpri

Rabu, 21 Februari 2018

Berita Warga Index

Agenda Tentatif

Selengkapnya